Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

1.770 Jemaah Haji asal Sumsel Telah Dipulangkan ke Tanah Air

1.770 Jemaah Haji asal Sumsel Telah Dipulangkan ke Tanah Air

Jemaah kloter 4 asal Palembang saat tiba di Bandara Internasional SMB II Palembang, Sabtu (6/6/2026). (Foto: dok Kemenhaj Sumsel)
Jemaah kloter 4 asal Palembang saat tiba di Bandara Internasional SMB II Palembang, Sabtu (6/6/2026). (Foto: dok Kemenhaj Sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Fase pemulangan melalui terus bergulir dengan akumulasi jumlah jemaah asal Sumatra Selatan yang telah mendarat kembali di Tanah Air kini resmi menembus angka 1.770 orang hingga, Sabtu (6/6/2026).

“Hingga hari ini, total yang sudah kembali mendarat dengan selamat di Tanah Air berjumlah 1.770 jemaah haji. Kami bersyukur proses fase pemulangan ini secara umum berjalan lancar,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, Senin (8/6/2026).

Arkan menjabarkan secara rinci mengenai adanya fluktuasi data kedatangan jemaah pada rombongan terakhir yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, di mana terdapat selisih angka antara kuota keberangkatan dan kepulangan.

“Saat diberangkatkan ke Tanah Suci, Kloter 4 berjumlah 439 jemaah. Alhamdulillah pada hari ini, datangnya sebanyak 441 jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat,” terangnya.

Pergeseran manifes tersebut dipicu oleh wafatnya satu jemaah haji asal Kloter 4 bernama Tarmidi Pitono Basuki (73) di Makkah pada 23 Mei 2026 lalu akibat faktor penurunan klinis kesehatan dan usia lanjut, serta adanya penambahan tiga jemaah lansia dari kloter berbeda yang dipulangkan lebih awal atas rekomendasi medis.

“Di tengah rasa syukur yang kita panjatkan, terdapat satu kabar yang menghadirkan rasa haru di hati kita semua. Salah seorang jemaah Kloter 4, almarhum Bapak Tarmidi Pitono Basuki usia 73 tahun, telah terlebih dahulu memenuhi panggilan Allah di Tanah Suci,” ungkap Arkan.

Operasional pemulangan gelombang ini disambut langsung oleh jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Palembang, di mana kedatangan para jemaah turut diwarnai skema mutasi kloter (tanazul) bagi lansia serta kabar duka dari Makkah.

Otoritas Kemenhaj memastikan hak-hak jemaah yang wafat terpenuhi sekaligus menyampaikan rasa dukacita mendalam serta memimpin doa bersama pihak keluarga yang ditinggalkan di posko kedatangan.

“Kita semua tentu berduka, namun pada saat yang sama kita meyakini bahwa wafat di Tanah Suci dalam keadaan menunaikan ibadah merupakan kemuliaan yang menjadi harapan setiap muslim. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,” tambahnya.

Sementara itu, identitas tiga jemaah lansia lintas kloter yang dievakuasi pulang lebih awal memanfaatkan sisa kursi pesawat kosong (empty seat) tersebut meliputi Ruswani (70) dan Sainol (81) dari Kloter 11, serta Sukardi Husin (70) dari Kloter 13.

Selain itu, pihak PPIH mengimbau para haji baru untuk mendisiplinkan pola istirahat total guna mengantisipasi dampak perubahan cuaca ekstrem pasca-ibadah serta menjaga integritas sosial di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam akhlak yang semakin baik,” ucap dia. 

(Tia/Nusantataterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait