Waspada Modus Penipuan Kripto Terbaru: Jebakan 'Secret Phrase' Berkedok Berbagi Harta
Waspada modus baru scam crypto tebar secret phrase! Jangan tertipu iming-iming saldo besar. Simak cara amannya!
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Di tengah pesatnya perkembangan dunia kripto, para pelaku kejahatan siber terus berevolusi menciptakan modus penipuan baru.
Salah satu taktik yang kini sedang marak adalah penyebaran secret phrase (frasa pemulihan) yang diklaim berisi aset digital dalam jumlah fantastis.
Namun jangan tertipu, ini adalah jebakan yang dirancang untuk menguras saldo Anda dalam sekejap.
Bagaimana Cara Kerja Jebakan Ini?
Melansir dari laporan Tokonews, Minggu (12/07/2026), scammer biasanya membagikan tangkapan layar (screenshot) berisi secret phrase sebuah dompet digital yang di dalamnya terpampang saldo aset dalam jumlah besar. Tujuannya adalah memancing rasa penasaran atau keserakahan (greed) calon korban.
Berikut adalah alur skenario penipuan yang sering terjadi:
Umpan Visual: Pelaku mempublikasikan secret phrase beserta bukti saldo besar di kolom komentar media sosial atau forum komunitas kripto.
Impor Dompet: Korban yang tergiur mencoba mengimpor secret phrase tersebut ke dalam aplikasi wallet mereka sendiri.
Kendala Gas Fee: Setelah berhasil masuk, korban memang melihat saldo yang besar. Namun, dompet tersebut tidak memiliki gas token (biaya transaksi) yang cukup untuk melakukan penarikan aset.
Jebakan Deposit: Korban kemudian mengirimkan sejumlah gas token (seperti ETH, BNB, atau TRX) ke alamat dompet tersebut dengan harapan bisa menarik aset "gratis" di dalamnya.
Eksekusi Bot: Begitu gas token terdeteksi masuk, bot otomatis milik penipu akan langsung menyedot saldo tersebut ke dompet utama mereka dalam hitungan detik.
Perlu dicatat, aset besar yang terlihat di dalam wallet tersebut hanyalah umpan. Seringkali, dompet tersebut telah diatur dengan sistem multi-signature atau izin akses terbatas yang hanya bisa dikendalikan oleh si penipu.
Mengapa Modus Ini Berbahaya?
Modus ini dianggap berbahaya karena menyasar sisi psikologis manusia. Selain itu, cara penyebarannya yang menyatu dalam diskusi komunitas membuat banyak orang, terutama pemula, merasa bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang "natural" atau "kebetulan".
Tips Keamanan untuk Pengguna Kripto
Untuk menghindari menjadi korban rekayasa sosial (social engineering) ini, berikut langkah antisipasi yang wajib dilakukan:
Jangan Pernah Impor: Jangan pernah memasukkan secret phrase atau private key milik orang lain ke dalam dompet pribadi Anda.
Abaikan "Hadiah" Instan: Dalam dunia kripto, jika sesuatu terlihat terlalu indah untuk menjadi kenyataan, hampir bisa dipastikan itu adalah penipuan.
Gunakan Blockchain Explorer: Selalu verifikasi alamat dompet melalui explorer resmi (seperti Etherscan, Tronscan, atau Solscan) sebelum melakukan interaksi apa pun.
Jaga Privasi: Jangan pernah membagikan frasa pemulihan dompet Anda kepada siapa pun, dalam kondisi apa pun.
Pada akhirnya, ancaman terbesar di ruang kripto bukan sekadar peretasan sistem, melainkan kelengahan manusia itu sendiri. Tetaplah skeptis dan lindungi aset Anda dengan ekstra waspada.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PAPUA TERKINIDPD Dorong PPDS RSPPU Jadi Jalur Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua
Herman Saleh Harahap·6 menit yang lalu -
EKONOMIDPR Minta Aturan Pajak Marketplace Tak Bebani UMKM
Herman Saleh Harahap·15 menit yang lalu -
-
-
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan