Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Waspada! Jalan Alternatif Langkat-Karo Kembali Longsor, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Jalan alternatif Langkat-Karo di Desa Telagah kembali longsor. Polisi melarang bus pariwisata dan kendaraan berat melintas demi keselamatan.

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Binjai telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat longsor. (Foto: istimewa)
Personel Satuan Lalu Lintas Polres Binjai telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat longsor. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, – Pengendara yang hendak melintasi jalan alternatif Langkat- diminta meningkatkan kewaspadaan. Jalur penghubung Kota , Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Karo tersebut kembali mengalami .

Lokasi longsor berada di Desa , Kecamatan , Kabupaten Langkat. Peristiwa tanah longsor diketahui terjadi pada Kamis (3/9/2026) dan menyebabkan badan jalan menyempit.

Kawasan tersebut memang dikenal rawan . Kondisi ini kerap terjadi, terutama ketika hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.

Meski demikian, longsor kali ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kondisi lalu lintas di jalur tersebut juga belum terlalu padat saat kejadian.

Personel Satuan Lalu Lintas telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat longsor. (Foto: istimewa)

Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Binjai telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus langkah mitigasi guna mencegah terjadinya kecelakaan.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas " class="article-tag-link" rel="tag">Polres Binjai, Ipda Suheryatmiko, mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintasi jalur alternatif -.

"Jalan saat ini mengalami longsor, baik dari Binjai menuju dan sebaliknya," ujar Miko, Jumat (4/9/2026).

Menurut Miko, petugas telah memasang tali pembatas dan spanduk peringatan di sekitar lokasi longsor. Langkah tersebut dilakukan untuk memberi tanda kepada pengendara agar lebih waspada ketika melewati titik rawan.

"Satlantas Polres Binjai sudah melakukan cek lokasi kejadian tanah longsor dan memasang spanduk untuk berhati-hati saat melintas," katanya.

Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Polres Binjai untuk sementara membatasi jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas. Kendaraan kecil, sepeda motor, dan kendaraan dengan muatan ringan masih dapat menggunakan jalur tersebut dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Sebaliknya, kendaraan berukuran besar dan angkutan dengan muatan berat diminta tidak melintas untuk sementara waktu.

"Saat ini, jalur hanya dapat dilewati oleh kendaraan bermuatan ringan ataupun kendaraan kecil dan sepeda motor," kata Miko.

Ia mengingatkan, kondisi jalan berpotensi kembali memburuk apabila hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

"Kendaraan besar seperti dan kendaraan muatan berat agar tidak melintas jalan tersebut. Dikhawatirkan apabila mengalami hujan deras, akan longsor kembali," ujarnya.

Larangan tersebut menjadi perhatian khusus menjelang akhir pekan. Pasalnya, sejumlah lokasi wisata berada di kawasan Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai.

Meningkatnya mobilitas wisatawan pada akhir pekan dikhawatirkan membuat arus kendaraan, khususnya bus pariwisata, semakin padat di jalur yang saat ini mengalami penyempitan akibat longsor.

Karena itu, Polres Binjai mengingatkan pengelola perjalanan wisata dan pengemudi bus agar tidak memaksakan diri melewati jalur tersebut sampai kondisi jalan dinyatakan aman.

Pengendara yang tetap menggunakan jalan alternatif Langkat-Karo juga diminta memperhatikan kondisi cuaca dan mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait