Wamenko Polkam Benarkan Ada Ledakan di Dalam Sekolah SMAN 72
Ia menuturkan dari laporan awal yang didapat dari aparat kejadian ini terjadi pada saat siang hari selesai salat jumat.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan ledakan diduga bom yang terjadi di area sekolah SMA N 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara sudah ditangani oleh aparat hukum degan di backup oleh anggota Angkatan Laut.
Ia menuturkan dari laporan awal yang didapat dari aparat kejadian ini terjadi pada saat siang hari selesai salat jumat.
Baca Juga : Ledakan Guncang Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Delapan Orang Alami Luka-Luka
"Di dalam tadi pada saat di musola sekolah sma 72 pada jam 12an telah terjadi ledakan, katanya di depan gerbang sekolah SMA N 72, Jumat (7/11/2025).
Ia melanjutkan, kejadian ini menimbulkan dua ledakan dalam satu lingkungan sekolahan
"Ledakannya ada 2 kali pertama dibelakang sekolah dan kedua di depan pintu musola," sambung politikus Golkar ini.
Mantan Wakil Ketua DPR ini menyebut sedikitnya ada 20 korban akibat ledakan itu.
Baca Juga : 23 Orang Tewas dalam Peristiwa Ledakan Dahsyat di Supermarket Meksiko
"Ada korban sebanyak 20 orang dimana ada 3 orang luka berat dan 17 luka ringan dan masih dirawat di RS saya mau tinjau kesana," terangnya.
Terkait dengan banyak beredar foto yang diduga pelaku terkapar bersimbah darah dan ada senjata. Ia menegaskan kalau senjata itu bukan asli melainkan mainan dan petugas menurutnya sedang mengindentifikasi.
"Ada memang kalau digambar itu, tapi senjata mainan bukan asli dan soal ledakan masih diselidiki apakah ledakan atau apa sama tim forensik
Kalau bom molotov pasti sudah terbakar," tegasnya.
Mantan Sekjen Golkar ini meminta kepada semua pihak untuk tidak menyimpulkan apapun soal insiden ledakan ini. Pasalnya, hal ini masih dalam tahap penyidikan aparat.
"Jangan bilang ini aksi teroris ini masih dalam penyelidikan kita belum sampai sana biar aparat kerja dulu kalau ada temuan aparat akan menyampaikan," terangnya.
*Pemprov Jakarta Tanggung Pengobatan Korban*
Ditempat yang sama, Gubernur Jakarta Pramono Anung yang tiba dilokasi sekolah mengaku sedih ketika mendengar adanya ledakan terjadi di sekolah.
"Hari ini terus terang Pemerintah DKI Jakarta sungguh sangat berduka dengan kejadian yang terjadi di SMA 72 ketika salat Jumat sedang berlangsung," kata Pramono disela meninjau lokasi ledakan.
Pramono menjelaskan, dalam keadaan seperti ini pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI.
"Di mana pun yang terjadi pokoknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI. Apakah di rumah sakit ini, rumah sakit lain dan sebagainya. Sehingga dengan demikian kami segera apa tadi saya sudah ada Ibu Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Kepala Dinas Kesehatan dan juga ada wali kota, saya minta untuk semuanya ditangani secara baik," ujar politikus PDIP ini.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOMuzani: Demokrasi Jadi Jalan Indonesia Mengelola Keberagaman
Fadli Tara·5 menit yang lalu -
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAPanglima TNI Tinjau Kompetisi Primarox 2026 di BSD Tangerang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan