Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Viral Sopir Truk Sebut Solar di SPBU Pangkalan Brandan Bercampur Air, Begini Kata Pertamina

Sebuah video viral di media sosial menampilkan keluhan seorang sopir truk yang mengaku kendaraannya mogok usai mengisi bahan bakar di salah satu SPBU

Ilustrasi pom bensin. (Foto: Getty Images)
Ilustrasi pom bensin. (Foto: Getty Images)
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN – Sebuah di menampilkan keluhan seorang yang mengaku usai di salah satu kawasan , Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rekaman itu diunggah pertama kali oleh akun Facebook Normanahja, pada Jumat (17/10/2025).

Dalam video berdurasi satu menit lebih itu, tampak truk berhenti di pintu masuk Tol Pangkalan Brandan. Sang sopir memperlihatkan cairan yang disebutnya .

“Lihat ini, bos. Truk saya baru isi solar di , isinya air semua,” ujar sopir tersebut sembari menuangkan cairan dari tangki kendaraan ke botol plastik. Cairan itu tampak keruh, dengan lapisan air yang mengendap di dasar botol.

Meski demikian, sopir itu tidak menyebut secara spesifik SPBU mana yang ia maksud, hanya mengatakan pengisian dilakukan di wilayah Pangkalan Brandan.

Menanggapi yang ramai diperbincangkan itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) langsung menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan. Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan indikasi di SPBU yang dimaksud.

“Dari hasil pengecekan, produk BBM dalam kondisi normal dan tidak ada kandungan air,” kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/10/2025).

Fahrougi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan bersama aparat kepolisian terhadap tangki pendam, sistem pemantauan otomatis (ATG), hingga nozzle penyalur Biosolar di SPBU 14.208.168 Pangkalan Brandan.

“Pelayanan di SPBU berjalan normal, dan tidak ada keluhan lain dari konsumen,” ujarnya.

Pertamina, kata Fahrougi, memastikan kualitas bahan bakar selalu sesuai standar mutu nasional melalui pengawasan berlapis, mulai dari tangki timbun di terminal BBM hingga titik serah di SPBU.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina juga meminta seluruh SPBU di wilayah Sumbagut meningkatkan frekuensi pengecekan kandungan air pada tangki pendam setiap pagi dan sore.

“Masyarakat yang menemukan dugaan masalah kualitas BBM dapat melapor ke call center Pertamina 135 agar segera ditindaklanjuti,” kata Fahrougi.

(Cw7/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait