Unjuk Rasa Siswa dan Orangtua SMKN 10 Medan Protes Kelalaian Penginputan Data PDSS
Unjuk Rasa Siswa dan Orangtua SMKN 10 Medan Protes Kelalaian Penginputan Data PDSS
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Ratusan siswa dan sejumlah orangtua dari SMK Negeri 10 Medan menggelar unjuk rasa di depan gedung sekolah yang terletak di Jalan Teuku Dik Ditiro, Medan.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kelalaian pihak sekolah dalam menginput data ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), sehingga 140 siswa terdampak tidak dapat mengikuti jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
BACA JUGA: Prabowo Perintahkan APH Tindak Tegas Koruptor: Maling Gak Usah Diajak Rukun!
Dalam demonstrasinya, spanduk-spanduk bertuliskan “sistem buruk, berikan hak kami” serta berbagai keresahan lainnya terpampang dan ditempelkan di sepanjang pagar sekolah. Para demonstran menuntut agar pihak sekolah mempertanggungjawabkan kesalahan yang terjadi dan segera mengambil langkah untuk memperbaiki data PDSS.
“Kemarin, pihak kementerian sudah memberikan perpanjangan untuk menginput data. Akan tetapi, sekolah tetap tak berhasil. Setelah ini, kami akan mengadu ke DPRD Sumut.” ucap orangtua siswa Oktavia Situmorang, Rabu (12/2/2025).
Ia menambahkan bahwa keterlambatan penginputan data ini berimbas langsung pada kesempatan 140 siswa yang kini tidak memenuhi syarat untuk mengikuti SNBP. Meskipun kementerian pendidikan telah memberikan perpanjangan waktu, kelalaian sekolah tetap terjadi.
Diketahui, sebelumnya para siswa sudah melakukan aksi protes pada Kamis (6 Februari 2025) ketika pihak sekolah mengakui kesalahan dalam penginputan data ke PDSS. Sebagai upaya penyesuaian, SMKN 10 Medan menggunakan sistem e-rapor. Namun, finalisasi data dilakukan pada 30 Januari 2025, hanya sehari sebelum batas akhir SNBP.
Akibatnya, data e-rapor semester V siswa tidak terbaca oleh sistem PDSS dan tidak ada waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan.
BACA JUGA: Tiga Jalan Desa di Dolok Panribuan Amblas Akses Jalan Tertutup Total
Unjuk rasa yang berlangsung ini menjadi momentum bagi para siswa dan orangtua untuk mendesak transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan data sekolah.
Mereka berharap agar pihak sekolah segera bertindak dan mengupayakan solusi agar kerugian akademik yang dialami oleh para siswa dapat diatasi.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·7 menit yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·49 menit yang lalu -
NASIONALSarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa: Program Strategis Harus Dikebut, Jangan Terputus
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANKomda Sumut-NAD PMKRI : Informasi Tuan Rumah Rakernas PMKRI di Cabang Medan Pembohongan Publik
Fadli Tara·8 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTNonton Perdana 'Jamin Setia Selamanya', Rico Waas Apresiasi Djamin Ginting
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
-
SUMSELPolda Sumsel Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Narkoba
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerima Audiensi Buddhis Tamil Nusantara, Rico Waas: Keberagaman Kekuatan Medan
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALPraperadilan Parlindungan Silitonga, Ahli Soroti Prosedur Polrestabes
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan