Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tinjau Klenteng Jelang Imlek, Polda Sumsel Pastikan Pengamanan dan Perayaan Kondusif

Tinjau Klenteng Jelang Imlek, Polda Sumsel Pastikan Pengamanan dan Perayaan Kondusif

A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho bersama jajaran pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang meninjau sejumlah kelenteng di Kota Palembang, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB guna memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Tahun Baru yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.

Kunjungan dilakukan di Kelenteng Gihabyo Kuantekong di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, serta Kelenteng Tridharma di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. 

Di Kelenteng Gihabyo Kuantekong tercatat sekitar 3.000 jemaat, sementara di Kelenteng Tridharma sekitar 1.000 jemaat.

Kabid Humas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan perayaan Imlek berlangsung aman dan lancar.

“Pengamanan terdiri dari personel Polda Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang, dibantu TNI, pengurus kelenteng, serta unsur masyarakat yang secara sukarela ikut mengamankan perayaan di Palembang,” ujarnya.

Ia menyebut secara keseluruhan terdapat 172 tempat ibadah umat Konghucu di Sumatera Selatan, baik kelenteng, vihara maupun cetia. Dari jumlah tersebut, 84 tempat ibadah melaksanakan perayaan Imlek tahun ini, sementara 88 lainnya tidak menggelar perayaan.

Khusus di Kota Palembang terdapat 117 tempat ibadah, dengan 67 di antaranya merayakan Imlek. Jumlah jemaat di Palembang disebut menjadi yang terbesar, berkisar antara 500 hingga 1.000 orang per lokasi.

Nandang memastikan hingga saat ini kondisi keamanan di wilyah Sumsel tetap aman dan kondusif. 

“Kita berharap situasi ini tetap terjaga sehingga perayaan Imlek tahun 2026, khususnya di Kota Palembang, berjalan khidmat dan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang, Tjik Harun atau Ko Harun mengatakan puncak perayaan Imlek digelar tepat pukul 00.00 WIB.

“Kegiatan malam ini adalah menyambut perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh tepat pukul 12 malam. Puncak acaranya jam 12 malam,” katanya.

Ia menambahkan, perayaan di kelenteng tidak mengusung tema khusus dan berlangsung secara ritual bergantian. Namun secara nasional, tema yang diangkat adalah “Harmoni Imlek Nusantara”.

“Dengan harmoni Imlek Nusantara, mudah-mudahan bisa mempererat kesatuan kita semua. Perbedaan itu bukan sesuatu yang berat, tetapi justru menguatkan satu sama lain. Di situlah toleransi dan kerukunan kita bersama,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru