Timwas Penanggulangan Bencana DPR Minta Evaluasi Distribusi Bantuan Logistik Korban Bencana Banjir Sumatera via Jalur Udara
Tim Pengawas (Timwas) Penanggulangan Bencana DPR menyoroti pola pendistribusian bantuan logistik melalui jalur udara yang dinilai belum layak
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Penanggulangan Bencana DPR menyoroti pola pendistribusian bantuan logistik melalui jalur udara yang dinilai belum layak dan berpotensi merusak bantuan yang diterima masyarakat terdampak bencana.
Untuk itu Timwas Penangggulangan Bencana DPR meminta adanya evaluasi metode penyaluran agar bantuan benar-benar sampai dalam kondisi aman dan bermartabat.
“Memang ada daerah-daerah yang sangat terisolasi, seperti di Aceh Tengah dan sebagian wilayah Aceh Tamiang, sehingga bantuan (terpaksa) disalurkan lewat udara. Tapi yang kita lihat (di lapangan), sebagian bantuan itu dijatuhkan begitu saja dan akhirnya rusak, ada sembako yang pecah, jatuh ke lumpur (sampai dua meter), bahkan masuk ke pekarangan warga,” kata Ketua Harian Tim Pengawas (Timwas) Penanggulangan Bencana DPR, Muhammad Husni, Kamis (11/12/2025).
Husni menegaskan, distribusi bantuan melalui udara seharusnya dilakukan dengan pola yang lebih terukur agar kerusakan logistik dapat diminimalkan.
Menurutnya, mekanisme penjatuhan bantuan perlu diperbaiki, mulai dari penggunaan wadah khusus hingga teknis pelepasan bantuan di titik yang sudah dipastikan aman.
“Kalau memang lewat udara, mestinya ada cara-cara yang lebih layak. Bisa pakai keranjang khusus atau dilepas ketika jarak sudah dekat dengan permukaan, supaya tingkat kerusakannya lebih rendah,” tegas legislator dapil Sumut ini.
Selain menyoroti cara pendistribusian, legislator asal daerah pemilihan Sumatra Utara I itu juga menanggapi keluhan masyarakat terkait anggapan lambatnya penyaluran bantuan sosial di sejumlah wilayah terdampak.
Husni menilai persoalan tersebut bukan semata-mata keterlambatan, melainkan akibat skala bencana yang terjadi hampir bersamaan di berbagai daerah.
“Saya melihatnya bukan terlambat, tapi begitu besar (skalanya). Sebelum banjir bandang (dan) perubahan cuaca di Sumatra Utara, Padang dan Aceh, kan sebelumnya terjadi letusan Gunung Semeru di Pulau Jawa, kemudian ada banjir bandang di Jawa Tengah ya kan,” jelas Anggota Komisi VIII DPR RI ini.
Ia menegaskan, kementerian dan lembaga terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, Basarnas, dan Kementerian Kesehatan, telah bekerja secara maksimal di lapangan, bahkan dalam kondisi yang sangat terbatas.
“(Mereka) kan kerja hampir 24 jam itu ya, di daerah bencana, tidak ada listrik, tidak ada air bersih, tidak ada alat komunikasi, dan sebagainya. Kita boleh katakan mereka adalah orang-orang profesional, tapi apakah bisa sempurna? saya pikir alau kita boleh beri penilaian, mereka sudah cukup baik lah,” ujarnya.
Husni menambahkan, saat ini sejumlah daerah masih berada dalam status tanggap darurat, seperti Sumatra Utara yang berlaku hingga 10 Desember dan Aceh yang diperkirakan lebih lama.
Ia berharap, setelah fase darurat berakhir, pemerintah segera beralih ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Setelah tanggap darurat selesai, pemerintah akan masuk ke tahap (rehabilitasi) dan (rekonsiliasi). Banyak rumah warga, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang rusak dan harus segera ditangani,” kata politisi Partai Gerindra ini.
Sebagai Ketua Harian Timwas Bencana DPR RI, Husni menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar penanganan pascabencana berjalan optimal.
Ia berharap evaluasi distribusi bantuan dan perbaikan pola penyaluran menjadi perhatian serius, agar korban bencana tidak kembali dirugikan oleh mekanisme bantuan yang tidak tepat.
(cw1/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSSoroti Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Prana Putra Sohe Desak Meritokrasi Diperketat dalam Penempatan Pejabat Lapas
hendra·9 menit yang lalu -
NEWSMahasiswa Poltekpel Aceh Meninggal Saat Ospek, Keluarga Soroti Lebam di Tubuh
hendra·29 menit yang lalu -
NEWS VIDEOPolda Sumsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan September 2026
Fadli Tara·45 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Kredit Macet BRI Titi Papan, Hakim Pertanyakan Validitas Usaha Para Nasabah
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTarget Operasi Sikat I Musi 2026, Polsek Rambang Bekuk Pembobol Rumah di Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSDirjenpas Buka-bukaan soal Foto Jimmy Masrin dan Bangunan Mirip Kontainer di Lapas Cibinong
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALSatresnarkoba Polres Binjai Tangkap 4 Terduga Pengedar, Sita Sabu dan 7 Butir Ekstasi
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALMuseum Bing Slamet Resmi Dibuka, Bang Azran: Merawat Warisan Maestro untuk Generasi Muda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Sikat 485 Tersangka Curat dan Curas dalam Dua Pekan
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan