Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terbukti Merusak Aset, Dinas PMD Madina Proses Pergantian Kades Jambur Baru

Kades Jambur Baru diberhentikan sementara setelah terbukti merusak aset Pemkab Madina, Dinas PMD kini memproses pergantian.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Irsal Pariadi SSTP menegaskan saat ini penggantian Kades dalam proses.(foto: istimewa)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Irsal Pariadi SSTP menegaskan saat ini penggantian Kades dalam proses.(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MADINA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Irsal Pariadi SSTP menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten (Madina) , Kecamatan dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan pengerusakan aset pemerintah Kabupaten Madina. Hal inilah yang memicu Kepala Desa Jambur Baru, diberhentikan sementara.

"Benar, saat ini sedang proses pengajuan pejabat sementara . Hal ini diambil berdasarkan rekomendasi dari Inspektorat kepada Bupati Madina beberapa waktu lalu," jelas Irsal ketika dihubungi via WhatsApp, Senin (22/6/2026).

Irsal menjelaskan proses pergantian kepala desa ini akan segera dilaksanakan. Hal ini dikarenakan untuk memastikan proses administrasi di desa tidak tertunda karena kosongnya pemimpin di desa tersebut.

"Untuk calonnya sudah diusulkan ke bupati. Siapa yang akan menjadi Pejabat Sementara di Desa Jambur Baru. Secepatnya prosesnya akan kita laksanakan," tuturnya. 

Diperiksa Inspektorat

Kepala Desa Jambur Baru, RH diperiksa oleh , Kamis (2/4/2026). Pemeriksaan ini terkait dugaan perusakan berupa jalan lingkungan yang dibangun tahun 2022 dengan dana . RH, diduga merusak jalan tersebut untuk memuluskan program pembukaan jalan Desa dengan Dana Desa yg tercantum di APBDes 2024 dan 2025.

Masyarakat melaporkan bahwa mereka dipaksa menyerahkan material pasir dan batu untuk membangun kembali jalan yang dirusak. 

Kepala Munawar SH MH, mengatakan. pemeriksaan kades berlangsung tertutup. Penyidikan dipimpin Ketua Tim Deni Setiawan. Pemeriksaan ini, katanya, merupaka respon bupati yang kemudian menugaskan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan.

 (Mra/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru