Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tahanan Tewas di RTP, Kapolrestabes Medan Sebut Periksa 6 Personel

6 personel polisi sudah dilakukan pemeriksaan, termasuk ID sendiri

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion (Dok: Nusantaraterkini)
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion (Dok: Nusantaraterkini)
A A

Nusantaraterkini.co, Medan - Pascatewasnya tahanan Budianto Sitepu (BS) di dalam rumah tahanan polisi () , yang diduga dianiaya oleh oknum polisi, dilakukan pemeriksaan.

Dari informasi yang dihimpun, sejauh ini melakukan pemeriksaan enam personel.

Hal tersebut dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, di mana ia menegaskan bahwa pihaknya melalui Propam Polrestabes Medan, tengah melakukan penyidikan atas kematian BS. 

Kini, 6 personel polisi sudah dilakukan pemeriksaan, termasuk ID sendiri. 

"6 orang sudah diperiksa saat ini. Dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini," tegas Gideon, Kamis (26/12/2024) malam.

Kronologi kejadian bermula pada dini hari tanggal 24 Desember 2024, saat Budianto bersama dua temannya terlibat dalam keributan di sebuah warung di Desa Sunggal. 

Ketiga orang tersebut kemudian ditangkap oleh petugas kepolisian.

"Saat ditangkap, Budianto dan teman-temannya melawan dan mengancam petugas dengan senjata tajam. Karena itu, terjadilah aksi saling dorong dan tindakan kekerasan," kata Kapolrestabes.

Budianto kemudian dibawa ke rumah sakit pada Rabu sore setelah mengeluhkan sakit. 

Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Kamis pagi.

Atas kejadian ini, Polrestabes Medan telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan internal terhadap enam anggota polisi yang terlibat dalam penangkapan Budianto. 

"Kami akan menyelidiki apakah ada pelanggaran prosedur atau kode etik yang dilakukan oleh anggota kami," tegas Kapolres.

(mft/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait