Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Serangan Israel Hantam Klinik di Lebanon Selatan, 12 Tenaga Medis Tewas

Serangan Israel menghantam klinik di Lebanon selatan dan menewaskan 12 tenaga medis. WHO menyebut insiden ini sebagai tragedi di tengah konflik Timur

Sebuah foto menunjukkan spanduk para pemimpin Hizbullah, yang tewas, Hassan Nasrallah (kiri) dan Hashem Safieddine, di lokasi serangan udara Israel semalam yang menargetkan lingkungan Burj al-Barajneh di pinggiran selatan Beirut, Sabtu (14/3/2026). (Foto: AFP)
Sebuah foto menunjukkan spanduk para pemimpin Hizbullah, yang tewas, Hassan Nasrallah (kiri) dan Hashem Safieddine, di lokasi serangan udara Israel semalam yang menargetkan lingkungan Burj al-Barajneh di pinggiran selatan Beirut, Sabtu (14/3/2026). (Foto: AFP)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Serangan yang menghantam sebuah pusat layanan kesehatan di selatan dilaporkan menewaskan sedikitnya 12 tenaga medis pada Jumat malam (13/3/2026). Insiden ini menambah daftar korban di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Direktur Jenderal World Health Organization, , mengatakan para korban terdiri dari dokter, paramedis, serta perawat yang tengah bertugas di pusat layanan kesehatan Bourj Qalaouiyeh saat serangan terjadi.

Dalam pernyataannya melalui platform X, Tedros menyebut serangan tersebut sebagai perkembangan tragis dalam situasi konflik yang terus memburuk di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, dalam kurun waktu 24 jam terakhir setidaknya 14 tenaga kesehatan meninggal dunia di selatan. Selain 12 korban di pusat layanan kesehatan Bourj Qalaouiyeh, dua paramedis lainnya dilaporkan tewas dalam serangan terpisah yang menyasar fasilitas medis di wilayah Al Sowana.

Laporan mengenai insiden ini juga disampaikan oleh Reuters, Minggu (15/3/2026).

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah kelompok Hezbollah di Lebanon terlibat dalam serangan balasan yang berkaitan dengan konflik antara Iran, , dan Amerika Serikat.

Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan melakukan pemboman intensif terhadap posisi Hezbollah di Lebanon. Serangan tersebut disebut telah menewaskan lebih dari 770 orang dan memaksa ratusan ribu warga meninggalkan rumah mereka.

Di sisi lain, Hezbollah juga melancarkan serangan balasan dengan menembakkan ratusan roket ke wilayah Israel melintasi perbatasan kedua negara, yang semakin memperparah konflik di kawasan tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru