Seorang Wanita Tertipu Jual Beli Tanah di Toba, Pelaku Diduga Pegawai RSUD Parapat
Usai viral laporkan pegawai RSUD Parapat atas dugaan penipuan, didampingi pengacaranya, korban seorang WNI di Austria penuhi pangilan polisi dan minta
nusantaraterkini.co, TOBA - Usai viral laporkan pegawai RSUD Parapat atas dugaan penipuan, didampingi pengacaranya, korban seorang WNI di Austria penuhi pangilan polisi dan minta Kapolres Toba usut tuntas laporannya.
Nasib sial yang menimpa seorang WNI di Austria ini bermula saat jual-beli tanah dengan seorang pegawai RSUD Parapat berinisial ES. Setelah mentransfer sejumlah uang, Theovani Sidauruk tak kunjung mendapat kejelasan atas objek tanah yang dibelinya.
Pengacara korban bernama Rico Nainggolan, mengatakan bahwa korban dimintai uang dengan cara di tranfer. Kemudian terduga pelaku meminta uang tambahan.
"Itulah, uangnya sudah di transfer klien kami beberapa kali, namun pada saat pelunasan ES malah minta uang tambahan kepada klien kami dengan alasan ada kesalahan penghitungan ukuran, inikan sudah pertanda gak beres," ucapnya ,Senin (28/7/2025).
Aksi penipuan itu bermula saat korban Theovani Sidauruk dan suaminya berlibur ke Parapat. Kemudian tanpa sengaja, korban dan pelaku bertemu dalam satu mobil.
Pelaku dan korban kemudian berkenalan. Bahkan, pelaku sempat mengajak korban makan bersama disekitar rumahnya.
Singkat cerita, Teovani Sidauruk diperlihatkan sebidang tanah oleh pelaku. Saat itu pelaku juga menawarkan agar korban membeli tanah tersebut dengan iming kalau di sekitar lokasi akan dibangun hotel bintang lima.
"Pas kita lagi jalan-jalan ke Parapat, singkatnya kita gak sengaja ketemu dan kenalan di situ sama si ES ini, dia undang kami makan bersama dan disitulah ditawarkan tanah tersebut," ucap Theovani.
Theovani Sidauruk menjelaskan, setelah terjadi pembicaraan dan tawar menawar, akhirnya disepakati jual-beli antara keduanya.
"Singkatnya kami sepakat untuk jual - beli dan kemudian saya mentransfer beberapa kali untuk biaya pengurusan surat-surat dan untuk pelunasan, setelah lunas, masa dia (ES) mengatakan salah ukur dan uangnya kurang? kan aneh. Akan tetapi setelah drama panjang lebar, akhirnya saya kirimkan kembali kekurangan uang tersebut," tambah Theovani Sidauruk.
Selanjutnya, setelah pelunasan tersebut selesai, ES tak kunjung memberi kepastian terkait surat menyurat perihal jual beli tersebut.
"Dia (ES) mengatakan sudah mengurus penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah yang saya beli, ternyata setelah adik kandung saya menanyakan langsung ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Toba, tidak ada pengurusan berkas SHM atas nama saya dan disitulah saya tersadar sepertinya saya telah ditipu oleh ES," tambah Theovani.
Melalui Kuasa Hukumnya, Theovani Sidauruk telah melaporkan ES ke Polda Sumatera Utara.
"Setelah saya menyadari sepertinya saya telah tertipu, saya kemudian melaporkan ES ke Polda Sumatera Utara dan saya sebagai korban bersama 2 orang saksi juga telah diperiksa. Saya sangat berharap kepada Bapak Kapolres Toba agar mengusut tuntas laporan saya, agar dikemudian hari tidak ada lagi korban seperti saya," tambah Theovani.
Melalui sambungan teleponnya Kuasa Hukum Theovani Sidauruk, Rico Nainggolan, membenarkan hal tersebut.
"Kita sudah laporkan ES seorang oknum di RSUD Parapat yang diduga melakukan penipuan, klien kita juga sudah diperiksa dan juga dua orang saksi, kita harapkan Kapolres Toba segera mengusut tuntas kasus ini. Apalagi terlapor sudah dipangil penyidik untuk klarifikasi tapi infonya ES juga belum memenuhi panggilan Polisi," tutur Rico Nainggolan.
Theovani Sidauruk sangat menyayangkan hal tersebut, karena ES adalah seorang pegawai pemerintah dan tindakan ES sangat merugikan Theovani Sidauruk baik secara materi dan mental.
"Dia seorang pegawai pemerintahan loh, masa berani melakukan tindakan itu? saya sangat stres berat dan mental saya juga tertekan. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat khususnya diaspora seperti saya yang sering pulang kampung dan berinvestasi di tanah air agar lebih berhati-hati," pesannya.
(Jas/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSMayat Pria Ditemukan Membusuk di Bangunan Kosong Tebingtinggi, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
hendra·2 menit yang lalu -
-
EKONOMIHutama Karya Genjot JTTS Tembus 1.160 Kilometer, BAKN DPR RI Sorot Dampak Ekonomi
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
EKONOMIPasar Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik Tipis ke $84 Ribu, LayerZero Meroket 14 Persen
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELOperasi Sikat Musi 2026: 20 Personel Brimob Gencarkan Patroli Keamanan di Palembang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWAGempa Bumi Magnitudo 6.1 di Sumba Barat Daya, Guncangan Kuat Dirasakan Selama 1 Menit
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
PERISTIWAGempa M5.9 Guncang Aceh Jaya, Getaran Kuat Dirasakan Warga hingga Meulaboh
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAHead to Head FIFA ASEAN Cup 2026: Rekor Pertemuan dan Duel Sengit Indonesia vs Thailand
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Global Melonjak ke Level Tertinggi dalam Empat Tahun Akibat Gangguan Logistik dan Cuaca
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
SUMUTGangguan Kamtib KA di Sumut Turun 75 Persen, KAI Ajak Warga Jaga Jalur Rel
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan