Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Selat Hormuz Memanas, Iran dan AS Saling Serang: Drone Ditembak Jatuh hingga Ancaman Trump

Iran dan AS kembali memanas di Selat Hormuz. Drone ditembak jatuh, kapal perang diserang, Trump ancam Iran lewat Truth Social.

Kapal Garda Revolusi Iran mendekati kapal perang AS. (Foto: Reuters/U.S. Navy/Handout)
Kapal Garda Revolusi Iran mendekati kapal perang AS. (Foto: Reuters/U.S. Navy/Handout)
A A

Nusantaraterkini.co, – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas di kawasan Selat Hormuz. Situasi terbaru dipicu setelah Iran menuding militer AS mencegat kapal tanker miliknya yang sedang melintas di jalur strategis tersebut.

Markas Operasi , Khatam Al Anbiya, menyebut kapal tanker itu berlayar dari wilayah pesisir Jask menuju Selat Hormuz. Dalam keterangannya, Iran juga menyoroti keberadaan kapal lain yang bergerak dari Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), menuju kawasan perairan yang sama.

“Amerika Serikat menargetkan kapal tanker Iran yang sedang bergerak menuju ,” demikian pernyataan pihak seperti dikutip dari AFP, Jumat (8/5/2026).

Iran bahkan menuduh AS melakukan serangan ke wilayah selatan negaranya. Tuduhan tersebut langsung dibalas dengan aksi militer oleh Teheran.

“Kami segera memberikan respons atas serangan itu,” tegas Khatam Al Anbiya.

Sementara itu, Presiden AS mengakui adanya serangan yang mengarah ke kapal-kapal perusak milik Amerika di Selat Hormuz. Meski demikian, ia memastikan tidak ada kerusakan pada armada AS.

“Tidak ada kerusakan pada kapal perusak kami. Namun, kami berhasil memberikan kerusakan besar kepada Iran,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Trump menyebut serangan dilakukan menggunakan sejumlah drone yang kemudian berhasil ditembak jatuh oleh militer AS.

“Drone-drone itu jatuh seperti kupu-kupu menuju kuburannya sendiri,” sindir Trump.

Ia juga kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran terkait negosiasi yang sedang berlangsung.

“Kami akan terus menyerang mereka dengan keras jika mereka tidak segera menyetujui kesepakatan,” tegasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait