Selat Hormuz Dibuka Kembali, Harga Minyak Mentah Dunia Langsung Anjlok 10 Persen
Harga minyak mentah WTI dan Brent anjlok 10% lebih usai Iran buka Selat Hormuz selama gencatan senjata Lebanon
Nusantaraterkini.co, NEW YORK CITY - Harga kontrak berjangka minyak mentah anjlok lebih dari 10 persen setelah Iran mengumumkan pembukaan Selat Hormuz bagi semua kapal komersial selama masa gencatan senjata di Lebanon, pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei sempat turun hingga 83 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.142) per barel, dari harga penutupan 94,69 dolar AS per barel pada Kamis (16/4/2026).
Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni sempat menyentuh level terendah 87,71 dolar AS per barel pada sesi pagi, dibandingkan harga penutupan 99,39 dolar AS per barel.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada Jumat mengatakan melalui unggahan di platform media sosial X bahwa jalur pelayaran bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata di Lebanon.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan terima kasih kepada Iran atas pengumuman pembukaan penuh Selat Hormuz pada Jumat. Dalam unggahan lanjutan, dia mengatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan tetap diberlakukan sepenuhnya hingga transaksi Washington dengan Teheran "100 persen selesai".
Gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada tengah malam antara Kamis dan Jumat waktu setempat (Jumat 04.00 WIB).
Lalu lintas kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang mencakup sekitar 20 persen aliran minyak global, secara efektif telah ditutup sejak pecahnya konflik di Timur Tengah pada akhir Februari.
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALAnggota DPRD Sumut Dhody Thahir Terancam 7 Tahun Penjara
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
PAPUA TERKINIDPD Dorong PPDS RSPPU Jadi Jalur Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua
Herman Saleh Harahap·39 menit yang lalu -
EKONOMIDPR Minta Aturan Pajak Marketplace Tak Bebani UMKM
Herman Saleh Harahap·48 menit yang lalu -
-
-
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan