Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sakit Hati Kerap Dimarahi dengan Kata Kasar Saat Minum Tuak, Bobby Nekat Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas

Seorang pria di Medan Timur nekat menikam temannya hingga tewas setelah sakit hati sering dimarahi saat minum tuak.

Pelaku Bobby Rahman Pohan (44) warga Jalan Tanggul, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, saat tengah diamankan di Mapolsek Medan Timur, Senin (17/11/2025) sore. (Foto : Dok.Istimewa)
Pelaku Bobby Rahman Pohan (44) warga Jalan Tanggul, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, saat tengah diamankan di Mapolsek Medan Timur, Senin (17/11/2025) sore. (Foto : Dok.Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN - Sakit hati lantaran kerap dimarahi saat tengah minum , seorang pria nekat tikam temannya sendiri hingga tewas di titi gantung Stasiun Kereta Api, Jalan Jawa, Kecamatan , Kota Medan, Minggu (16/11/2025) malam.

Dari informasi yang diperoleh Nusantaraterkini.co, peristiwa naas ini bermula dari adanya sekelompok orang yang tengah meminum tuak di kawasan Jalan Jawa tepatnya di samping Kantor Camat Medan Timur.

Baca Juga : Penganiayaan di Asahan Berawal dari Ketersinggungan Tatapan Mata 

Dimana, saat itu pelaku bernama (44) warga Jalan Tanggul, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, serta korban bernama (59) warga jalan Datuk Kabu, Pasar III, Gang Utama, Kecamatan Tembung, Deliserdang, juga ada di tempat tersebut.

Saat tengah meminum tuak itu, terjadi keributan kecil antara korban dan pelaku. Dan saat itu, pelaku pun pergi meninggalkan korban dengan naik ke atas jembatan titi gantung stasiun Kereta Api lantaran tidak tahan kerap dimarahi oleh korban dengan perkataan kasar.

Ketika berada di atas jembatan, pelaku melihat terdapat empat buah bola lampu neon dan langsung memecahkannya di pinggir jembatan sembari berteriak "POHAN MACEM BETUL AJA KAU K****L, NAIK KAU".

Mendengar teriakan pelaku, kemudian korban pun naik ke atas jembatan sambil memegang batu. Dan saat itu, terjadilah keributan antara keduanya yang berujung korban memukul pelaku dengan batu yang di pegangnya pada bagian bahu pelaku.

Baca Juga : Diduga Ikut Bantu Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Guru di Tapteng Dilaporkan ke Polisi 

Tak terima dengan dengan hal itu, selanjutnya pelaku pun langsung menghantam korban dengan bola lampu neon yang ia pegang dari arah belakang hingga korban terjatuh.

"Saat sudah terjatuh itu, pelaku langsung menikam bagian leher korban dengan pecahan kaca bola lampu neon yang ia pegang. Dan saat itu, korban pun langsung tewas," jelas Kanit Reskrim , Iptu Khairul Fajri Lubis, Senin (17/11/2025) sore.

Melihat korban telah tewas, pelaku pun langsung kabur meninggalkan korban begitu saja di lokasi. Sementara, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut pun segera melaporkannya ke Mapolsek Medan Timur yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Kita mendapat laporan jika telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Saat itu, personil langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan," ujarnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas unit Reskrim Polsek Medan Timur pun langsung melakukan pencarian terhadap pelaku di seputaran lokasi.

"Setelah dilakukan pencarian, sekitar Pukul 21.00 WIB kita dapati pelaku di seputaran Jalan Jawa saat berusaha untuk kabur. Dan saat itu, personil kita dengan cepat langsung mengamankannya dan kemudian di bawa Ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku pun dijerat dengan pasal pembunuhan dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia sebagiamana dimaksud dalam pasal 338 Jo 351 (3) KUHP.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)


Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait