Resmi Naik Pangkat, Brigjend Sumaryono Dikenal Sosok Humble dan Tangguh di Lapangan Bola
Resmi Naik Pangkat, Brigjend Sumaryono Dikenal Sosok Humble dan Tangguh di Lapangan Bola
Nusantaraterkini.co, Medan - Brigjend Sumaryono, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut yang dimutasi menjadi Karobinopsnal Bareskrim Polri, dikenal sosok yang Humble.
Tak hanya itu, pria kelahiran Surabaya 2 September 1974 ini juga dikenal sosok yang tangguh dalam bermain sepak bola.
BACA JUGA: Bentrok Petugas Satpol-PP Dengan Warga yang Tolak Penggusuran Lahan di Deliserdang
Selama menjabat menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Brigjend Sumaryono beberapa kali mengundang wartawan untuk bermain bola.
Bahkan dalam mengolah si kulit bundar, Tim yang dipimpin Brigjend Sumaryono menjadi lawan yang sulit bagi kalangan jurnalis.
Ia ahli mengatur serangan hingga tendangan-tendangan on the track yang sulit ditepis penjaga gawang.
Berpindah tugasnya Brigjend Sumaryono menjadi kerinduan bagi rekan-rekan jurnalis dalam sepak terjang baik pengungkapan kasus maupun pertandingan sepak bola.
Wartawan Senior, Josmarlin Tambunan mengatakan, sosok Brigjen Sumaryono di mata jurnalis, low profil, banyak canda, respon dan tanggap akan tugas wartawan serta terbuka dalam setiap kesempatan serta enak diajak bicara maupun diskusi.
"Beliau mau membagi ilmunya terutama dalam hukum kepada wartawan," terangnya saat dihubungi Nusantaraterkini.co, Sabtu (24/5/2025).
Lanjutnya, di lapangan hijau, Brigjen Sumaryono tidak pernah memperlihatkan dirinya seorang Direktur Reskrim atau PJU Poldasu yang harus selalu diberi kesempatan untuk mengolah sikulit bundar.
Tetapi, mensejajarkan dirinya dengan masyarakat biasa sehingga wartawan tidak merasa sungkan untuk merebut bola dari pria yang hobby main bola tersebut.
"Bahkan, ketika dirinya merasa ada melakukan kesalahan terhadap lawan, beliau tidak sungkan minta maaf. Di mata wartawan, Brigjen Sumaryono merupakan idola dan belum pernah ditemukan sosok seorang Dirreskrimum atau PJU yang dekat dengan wartawan," jelasnya.
Brigjen Sumaryono adalah inspirasi bagi wartawan, bersahaja dan suka membantu.
"Semoga ada Sumaryono kedua mengisi jabatan Ditreskrimum Polda Sumut," harapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Brigjen Sumaryono mendapat promosi jabat yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1084/V/KEP./2025 tertanggal 20 Mei 2025, yang ditandatangani oleh Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri Irjen Anwar.
Berdasarkan surat rotasi itu pengganti Brigjen Pol Sumaryono adalah Kombes Ricko yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Utama TK II Rowassidik Bareskrim Polri.
Selama menjabat Direktur Reskrimum Polda Sumut, Brigjen Pol Sumaryono, sudah banyak mengungkap berbagai kasus menonjol yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara.
Seperti kasus pembunuhan, penyelundupan mobil bodong, judi, premanisme serta kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Tak hanya itu, Kombes Pol Sumaryono yang merupakan alumni Akpol 1996 itu pun dinilai berhasil menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Utara berjalan kondusif.
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan