Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rektor USU Komitmen Dukung Pendirian China-Indonesia Skilled Talent Development Center

Rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari 2025 Inner Mongolia Conference on High-Quality Development of Education Opening-Up

Rektor USU Prof Muryanto Amin. (Foto: dok Humas USU)
Rektor USU Prof Muryanto Amin. (Foto: dok Humas USU)
A A

, MEDAN - (USU) menyatakan komitmennya dalam mendukung pendirian Development Center. ini akan dibangun di lingkungan USU sebagai hasil kerja sama dengan Inner Mongolia Technical University Construction (IMTUC) dan China Construction Fourth Division Corp. Ltd (CCFDC).

Rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari 2025 Inner Mongolia Conference on High-Quality Development of Education Opening-Up yang berlangsung di Hohhot, ibu kota Provinsi Inner Mongolia, Tiongkok beberapa waktu lalu.

Konferensi tersebut mempertemukan perwakilan perguruan tinggi dari China, Indonesia, Rusia, Mongolia, Mesir, dan Thailand, dengan fokus pada internasionalisasi pendidikan serta penguatan kerja sama antarnegara mitra. Dalam forum tersebut, USU mendapat undangan sebagai perwakilan dari Indonesia.

Baca Juga : MAW Talk Awards 2025, Kepala Humas USU Raih Penghargaan Tokoh PR Berpengaruh

, Prof Muryanto Amin menegaskan, pusat pelatihan yang akan dibangun ini menjadi langkah nyata USU dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“USU berkomitmen untuk membangun /tag/china-indonesia-skilled-talent" class="article-tag-link" rel="tag">China-Indonesia Skilled Talent Development Center di kampus kami. Pusat ini akan menjadi wadah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil, dengan kurikulum dan peralatan pelatihan berstandar internasional, namun tetap diperkaya dengan muatan lokal,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (3/9/2025).

Pada tahap awal, ini akan difokuskan pada bidang konstruksi dengan pengajar gabungan antara dosen USU dan IMTUC. Peralatan pelatihan akan didatangkan langsung dari Tiongkok. CCFDC, perusahaan konstruksi internasional asal Tiongkok yang memiliki banyak proyek di Indonesia, diperkirakan akan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja Indonesia yang sebelumnya dilatih di pusat pelatihan ini.

Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa pusat pelatihan tersebut akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan.

Baca Juga : USU Jamin Tak Ada Mahasiswa yang Gagal Kuliah karena UKT

“Ke depan, pusat ini akan diperluas ke bidang lain seperti mobil listrik, pertanian, pertambangan, dan kecerdasan buatan. Kami juga menyiapkan skema joint degree dan double degree dengan IMTUC, sehingga mahasiswa USU dapat menempuh dua tahun studi di Medan dan dua tahun studi di Tiongkok, dengan bekal bahasa Mandarin yang kuat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Direktur Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU. Prof Dr Eng Himsar Ambarita ST., MT menyampaikan paparan yang berjudul "China-Indonesia International Exchange and Cooperation".

Detail teknis pelaksanaan kerja sama ini akan dibicarakan lebih lanjut antara USU, IMTUC, dan CCFDC. USU optimistis bahwa kehadiran pusat pelatihan ini akan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, sekaligus memperkuat peran USU di tingkat global.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru