Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Raja Nainggolan Tersandung Kasus Narkoba, Eks Direktur Olahraga Roma: Tidak Berjiwa Kriminal

Mantan Direktur Olahraga AS Roma, Walter Sabatini angkat bicara terkait kasus Radja Nainggolan yang tersandung kasus narkoba.

Bagikan:
Radja Nainggolan Tersandung Kasus Narkoba Setelah Cetak Gol di Debut Bersama Lokeren-Temse. F. X/JoueursBE.
Radja Nainggolan Tersandung Kasus Narkoba Setelah Cetak Gol di Debut Bersama Lokeren-Temse. F. X/JoueursBE.
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Mantan Direktur Olahraga AS Roma, angkat bicara terkait kasus yang .

Sabatini mengatakan kalau pemain 36 tahun itu .

"Saya tidak merasa bahwa eks penggawa AS Roma itu bisa berbuat kriminal. Dia tidak memiliki jiwa kriminal," kata Sabatini kepada media Italia, Repubblica.

Baca Juga : Baru Seminggu Keluar, Seorang Pria di Lampung Kembali Masuk Penjara

"Dia seorang begajulan, tetapi dia jelas bukan seorang kriminal. Saya rasa dia tidak mungkin melakukan sesuatu yang membuatnya bisa dipenjara. Dia orang yang bahkan tidak bisa pergi ke kantor polisi, apalagi penjara,".

"Dia anak yang baik, murah hati, dan terkadang hal ini membuatnya melakukan hal-hal yang agak naif, tetapi kita berbicara tentang orang yang waras, mungkin ia sedikit sembrono," tambahnya.

Baca Juga : Aksi Polisi Kejar Genk Motor Tuai Pujian Warganet

Pada intinya, juga memiliki sikap gegabah di mata . Namun, etos kerjanya di lapangan layak diacungi jempol.

"Saya tidak pernah harus campur tangan untuk hal-hal yang benar-benar serius. Kenakalannya adalah berpesta dengan teman-teman, mungkin pulang larut malam. Namun, di lapangan, dia memberikan segalanya, dia tidak pernah melewatkan satu pertandingan pun," ucapnya dikutip kumparan, Rabu (29/1/2025).

Sabatini juga menyebut kalau Radja sedikit gegabah, naif, tetapi dirinya yakin dia tidak mungkin bersalah atas kejahatan yang layak dituntut.

Baca Juga : Lahan Tergenang Air Usai Optimalisasi Lahan, Petani Desa Huraba Mengeluh Tak Bisa Bercocok Tanam

Pengacara Nainggolan, Mounir Souidi, menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat perdagangan narkoba, melainkan dicurigai terlibat organisasi kriminal saat diinterogasi polisi. Ini akibat Nainggolan mengirimkan jumlah uang kepada kenalannya yang diduga bagian dari organisasi kriminal jaringan Ashraf Sekkaki.

"Dia telah mendukung orang-orang secara finansial, karena dia baik hati. Sekarang mereka sedang menyelidiki apakah orang-orang itu telah melakukan hal-hal tertentu yang seharusnya tidak diketahui publik. Saya tidak menyebutkan jumlahnya, tetapi itu tidak seberapa jika saya melihat apa yang telah diperolehnya sebagai pemain sepak bola," katanya dikutip dari Sporza.

Nainggolan dibebaskan bersyarat pada Rabu (29/1/2025) dini hari WIB. Pengacaranya, Mounir Souidi, menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat perdagangan narkoba sebagaimana yang telah ramai diberitakan, melainkan dicurigai terlibat organisasi kriminal.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru