PTP Nonpetikemas Palembang Bongkar 4.509 Ton Bahan Baku Pupuk Impor Milik PT Pusri
PT Pusri bongkar 4.509 ton bahan baku pupuk impor di Palembang
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Palembang memfasilitasi bongkar muat 4.509 ton bahan baku pupuk jenis Muriate of Potash (MOP) asal Vietnam milik PT Pusri. Pasokan dimaksudkan untuk memperkuat rantai pasok industri pupuk nasional.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Palembang, Ade Affandi menyampaikan, kegiatan logistik menggunakan kapal MV Gold Spring ini menjadi krusial dalam mendukung ketersediaan bahan baku produksi pupuk majemuk NPK dan sektor pertanian di wilayah Sumatera Selatan.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran distribusi pupuk sebagai komoditas strategis nasional. Melalui dukungan fasilitas dan pelayanan operasional yang optimal, kami berharap proses distribusi ini dapat berjalan lebih efisien dan tepat waktu, sehingga mampu menunjang kebutuhan industri pupuk serta sektor pertanian di wilayah ini,” ujar Ade Affandi saat diwawancarai, Rabu (15/4/2026).
Ade menjelaskan, frekuensi kedatangan kapal pengangkut bahan baku pupuk di dermaga saat ini rata-rata mencapai satu minggu per bulan, dengan volume sekitar 5.000 ton per kapal. Menurutnya, intensitas kegiatan tersebut sangat bergantung pada kebutuhan produksi dari PT Pusri, di mana dalam sebulan pengiriman bisa mencapai tiga hingga empat kapal.
“Kalau pupuk ini rata-rata sekarang satu minggu per bulan. Jadi satu kapal itu 5.000 ton, pakai kapal di Maribu itu pun tergantung kebutuhan dari PT Pusri sendiri sebenarnya. Sebulan itu bisa sampai 3 atau 4 kapal,” jelasnya.
Terkait teknis di lapangan, sebut Ade, operasional bongkar muat menggunakan dua alat kerja utama, yakni Gantry Jib Crane dan Mobile Crane yang didukung oleh tenaga kerja bongkar muat profesional. PTP Nonpetikemas juga mengantisipasi tantangan alam seperti pasang surut Sungai Musi yang seringkali mengharuskan kapal menunggu hingga empat jam untuk olah gerak saat air pasang.
“Jadi begini, alatnya ada dua. Yang satu namanya Gantry Jib Crane, alat milik PTP. Yang satu lagi namanya Mobile Crane. Kalau dua alat kerja berarti dua geng. Satu geng itu biasanya TKBM antara 16 sampai 18 orang. Karena TKBM ini terbagi dua, ada yang kerja di bagian kapal dan ada yang kerja di bagian dermaga,” katanya.
Perkuat Sinergi
General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Palembang, Nunu Husnul Khitam menegaskan pihaknya terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal.
“Untuk pertumbuhan pada triwulan pertama 2026 kenaikan produktivitas Ton Ship Day(TSD) pada kemasan general cargo sebesar 3 persen dan curah cair sebesar 1 persen,” imbuhnya.
Sementara itu. SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami memaparkan secara konsolidasi kinerja throughputperusahaan hingga triwulan I 2026 mencapai 12,4 juta ton, atau tumbuh 3,84 persen.
Komposisi tersebut didominasi oleh curah kering sebesar 46 persen, diikuti curah cair, general cargo, dan bag cargo.
“PTP Nonpetikemas sebagai bagian dari Pelindo Group terus menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang andal dan terintegrasi. Kami berpengalaman dalam menangani berbagai jenis kargo, mulai dari curah cair, curah kering, hingga general cargo, yang didukung jaringan operasional di 11 wilayah pelabuhan di Indonesia bagian barat,” tuturnya.
Melalui integrasi sistem digital Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), PTP Nonpetikemas berkomitmen meningkatkan efisiensi operasional di Pelabuhan Boom Baru dan Sungai Lais. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ritme distribusi bahan baku industri strategis agar tetap tepat waktu dan andal.
“Pada triwulan I 2026 secara konsolidasi, kinerja throughput PTP Nonpetikemas mencapai 12,4 juta ton, meningkat 3,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 11,9 juta ton. Komposisi throughput tersebut didominasi oleh curah kering sebesar 5,7 juta ton atau 46 persen, diikuti general cargo 2,9 juta ton atau 24 persen, curah cair 3 juta ton atau 25 persen, serta bag cargo sebesar 656 ribu ton atau 5 persen,” ungkap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·7 menit yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·17 menit yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·40 menit yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan