Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Pernah Jadi Direktur Anak Usaha BUMN

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang terjaring OTT KPK. Sebelum menjadi kepala daerah, ia pernah berkarier sebagai direktur anak usaha BUMN.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. (Instagram/@prokompimnews_pemalang)
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. (Instagram/@prokompimnews_pemalang)
A A

Nusantaraterkini.co, – Nama menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi () melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang, , Rabu (29/7/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, turut diamankan oleh lembaga antirasuah. Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa kepala daerah yang terjaring dalam OTT tersebut adalah " class="article-tag-link" rel="tag">Bupati Pemalang.

"Benar," ujar Fitroh saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7/2026).

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar operasi tangkap tangan tersebut. Lembaga antikorupsi juga belum membeberkan barang bukti yang diamankan maupun pihak lain yang turut dibawa dalam operasi tersebut.

KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT.

Pernah Berkarier di Anak Usaha

Sebelum terjun ke dunia politik dan menduduki jabatan sebagai " class="article-tag-link" rel="tag">Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro diketahui memiliki pengalaman panjang di dunia korporasi.

Pria yang lahir pada 20 Maret 1970 itu pernah berkarier di sejumlah perusahaan. Salah satunya adalah PT , perusahaan yang merupakan anak usaha dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika.

Di perusahaan tersebut, Anom pernah dipercaya menduduki posisi direktur. Pengalaman di dunia profesional itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum akhirnya terjun ke pemerintahan daerah.

Lulusan Undip dan Unpad

Dari sisi pendidikan, Anom Widiyantoro menempuh pendidikan sarjana di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Ia mengambil jurusan Manajemen Keuangan.

Pendidikan akademiknya kemudian dilanjutkan ke jenjang magister. Anom tercatat menyelesaikan studi Magister Ekonomi dan Bisnis di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Terpilih Menjadi Bupati Pemalang

Anom Widiyantoro mulai menjabat sebagai Bupati Pemalang sejak 2025. Dalam , ia maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Nurkholes.

Pasangan tersebut didukung oleh sejumlah partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Gelora, PSI, dan Perindo.

Kemenangan dalam kontestasi Pilkada 2024 kemudian mengantarkan Anom ke kursi kepemimpinan Kabupaten Pemalang untuk periode pemerintahan yang dimulai pada 2025.

Pernah Ingatkan Pejabat soal Antikorupsi

Ironisnya, sebelum terseret dalam , Anom Widiyantoro pernah menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pesan tersebut disampaikan Anom ketika melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang pada Agustus 2025.

Mengutip laman resmi Pemkab Pemalang, ketika itu Anom meminta para pejabat untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia juga mendorong jajarannya membangun komunikasi yang baik serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

"Tingkatkan disiplin, dan profesionalisme dalam bekerja dan bangun komunikasi yang baik serta sinergi dengan berbagai pihak," pesan Anom saat itu.

Kini, nama Anom Widiyantoro kembali menjadi perhatian publik setelah KPK membenarkan bahwa dirinya termasuk pihak yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Pemalang.

Namun, hingga saat ini KPK belum menyampaikan secara resmi konstruksi perkara maupun dugaan tindak pidana yang sedang didalami. Publik masih menunggu penjelasan lengkap dari KPK terkait kasus tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait