Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Prabowo sebagai Diplomat in Chief dalam Perdamaian Gaza

Sejak awal dilantik Presiden Prabowo secara konsisten terus memperjuangkan perdamaian Gaza dan gagasan two state solution untuk kemerdekaan Palestina

Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno. (Foto: dok MPR)
Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno. (Foto: dok MPR)
A A

, JAKARTA - Wakil Ketua Eddy Soeparno menilai kehadiran Presiden RI dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir menjadi bukti pengakuan dunia terhadap peran aktif Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di .

Forum itu mempertemukan sejumlah pemimpin dunia dan menjadi momentum penandatanganan perjanjian penghentian perang di , sebagai langkah penting menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Sejak awal dilantik Presiden Prabowo secara konsisten terus memperjuangkan perdamaian Gaza dan gagasan two state solution untuk kemerdekaan di berbagai forum internasional. Konsistensi Presiden Prabowo ini diiringi strategi diplomasi yang tepat menjadikan Indonesia berperan penting dalam mewujudkan perdamaian Gaza yang akhirnya tercapai," kata Eddy Soeparno, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga : KTT Gaza, Prabowo: Gencatan Senjata Berjalan, Awal Baik Untuk Perdamaian

Dalam kesempatan itu, Eddy menceritakan saat dulu dirinya masih menjadi Sekjen PAN dan mendukung Prabowo dalam 2 kali Pilpres, Presiden Prabowo sudah menjadikan isu perdamaian di Gaza dan kemerdekaan ini sebagai prioritas dalam rencana kebijakan luar negerinya.

"Saya menjadi saksi bahwa saat menjadi kandidat Capres dalam pemilu 2019 dan 2024, Presiden Prabowo secara konsisten menempatkan isu kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari program prioritas kebijakan luar negerinya. Saat ini dengan jabatan beliau sebagai Presiden, konsistensi ini dibuktikan dengan berperan lebih luas dan aktif untuk saudara-saudara kita di Palestina," lanjut Eddy.

Baca Juga : Kepulangan Tahanan Palestina Disambut Haru dan Sukacita

Bagi Eddy, dalam strategi diplomasi mewujudkan perdamaian di Gaza Presiden Prabowo menjalan peran bukan hanya sebagai Commander in Chief tapi lebih jauh dari itu beliau berperan sebagai Diplomat in Chief yang efektif.

"Sebagai Diplomat in Chief, kita bisa saksikan dalam berbagai forum internasional Presiden Prabowo menjadi tokoh sentral baik oleh Rusia dan China di satu sisi dan juga bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sisi lain. Ini menunjukkan semakin pentingnya posisi Indonesia dalam diplomasi internasional dan dinamika politik global," lanjutnya.

Bagi Eddy Soeparno, posisi Indonesia yang semakin penting dan signifikan di dunia internasional ini menjadi momentum untuk membuka kesempatan lain bagi Indonesia seperti di bidang investasi, ekonomi, termasuk peluang pembiayaan untuk menciptakan kemandirian pangan dan energi.

"Strategi Diplomasi Presiden Prabowo ini sesungguhnya membuka kesempatan bagi Indonesia untuk semakin berperan aktif dan menciptakan peluang-peluang baru di bidang investasi, pariwisata, ekonomi hingga kolaborasi pembiayaan untuk transisi energi," sebutnya.

Momentum ini, tambah Eddy harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh jajaran pemerintahan sebagai follow up dari keberhasilan Presiden Prabowo.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru