Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

PPP Tak Lolos Ambang Batas, Begini Kata Pengamat

Shohibul Anshor menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak lolos ke Senayan

Bagikan:
Ist
Ist
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan Partai Persatuan Pembangunan () tidak lolos ke Senayan setelah perolehan suara di 2024 belum mampu melewati ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold sebesar 4 persen.

harus menerima kenyataan terhempas dari Senayan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional 2024 pada, Rabu (20/3/2024). Partai berlambang Ka'bah ini hanya meraup 5.878.777 suara atau 3,87 persen.

Menurut Shohibul, PPP selama ini memang ada kesan kuat dan gamang menyandang identitas sebagai partai berbasis Islam. Dia menilai PPP kerap canggung meski memiliki niat membangun image Islam toleran, moderat dan sebagainya.

"Hal lain ia tampak mengalami kelangkaan sumber daya, termasuk teknokrat yang paham masalah kenegaraan, pembangunan dan wawasan keberagamaan," katanya kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (22/3/2024).

Shohibul menilai selain itu masih ada faktor lain yang menyebabkan PPP tidak lolos ke Senayan pada Pemilu kali ini, yang menurutnya perlu dicurigai. Dia menyebut faktor itu antar lain terus melebarnya jarak PPP dengan komunitas Islam di Indonesia.

"Seperti NU yang mungkin lebih dekat ke partai lain, sebagaimana Muhammadiyah lebih dekat dengan bukan PPP," ujarnya.

Ia sendiri mengaku belum bisa melihat langkah PPP ke depan apakah dapat menerima hasil Pemilu 2024 atau melayangkan gugatan.

"Rewind dukungan seperti masa lalu memerlukan kajian yang menghasilkan revitalisasi menyangkut bidang yang luas. Saya agak was-was apakah PPP dalam setahun ke depan akan dapat segera melakukan ijtihad untuk keluar dari keterpurukan," pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru