Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polemik 23 Karung Beras Bantuan Hilang, Kepling III Kelurahan Budi Luhur Dipecat

Warga Tolak Pemecatan

Polemik hilangnya 23 karung beras bantuan di Tapanuli Tengah berujung pemecatan kepling dan protes warga

puluhan warga saat mendatangi Kantor Kelurahan Budi Luhur, terkait Pemberhentian Kepling III, Arif Anwar Lase, Rabu (15/04/2026). (foto : jasman julius mendrofa/nusantaraterkini.co)
puluhan warga saat mendatangi Kantor Kelurahan Budi Luhur, terkait Pemberhentian Kepling III, Arif Anwar Lase, Rabu (15/04/2026). (foto : jasman julius mendrofa/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.coTAPTENG - Polemik hilangnya 23 karung pascabencana yang diduga diselundupkan oknum Lurah, berujung III Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Kabupaten (Tapteng), Rabu (15/4/2026).

Arif Anwar Lase, III, Kelurahan Budi Luhur yang selama ini aktif dalam membantu warga dalam segala kegiatan lingkungan dan termasuk pendataan pascabencana yang menimpa Tapteng 4 bulan lalu, kini harus menelan pil pahit mendapatkan surat pemberhentian yang ditandatangani Plh Camat Pandan, Tumbur Sahat Marulitua Rajagukguk.

"Terkuaknya dugaan hilangnya 23 karung menjadi awal ada informasi saya diberhentikan menjadi Kepling," ujarnya.

Ia juga menyesalkan bahwa hingga saat ini honornya sebagai Kepling selama 3 bulan belum dibayarkan.

"Surat saya dikeluarkan, namun honor saya selama 3 bulan tidak dibayarkan," ungkapnya.

Adanya surat pemecatan tersebut membuat puluhan warga lingkungan III datang ke kantor Lurah Budi Luhur mempertanyakan alasan pemberhentian Kepling dengan menuliskan beberapa poin penolakan pemecatan Kepling kepada Lurah Budi Luhur di atas beberapa lembar karton manila.

Salah satu warga yang berhasil diwawancarai awak media yang bernama M Nurdin mengatakan ia bersama puluhan warga menolak Kepling III diberhentikan.

"Lebih baik Lurah Budi Luhur di berhentikan dari pada Kepling III," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak hanya dugaan terkuaknya 23 karung hilangnya beras bantuan , namun masih banyak kinerja Lurah yang tidak mendukung masyarakat.

Warga lainnya, CH Nainggolan juga mengungkapkan kekesalannya pada kinerja Lurah Budi Luhur, NA Simatupang yang semenjak menjadi Lurah, banyak kebijakan yang tidak pro pada masyarakat.

"Sejak diangkat menjadi Lurah, banyak menimbulkan kekisruhan di wilayah kelurahan Budi Luhur," ucapnya.

Ia pun berharap kepada Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu agar mengevaluasi kinerja Lurah Budi Luhur yang selalu membuat kebijakan dan keputusan secara sepihak tanpa ada musyawarah bersama bawahannya dan juga masyarakat. 

Dan juga soal dugaan hilangnya 23 karung beras bantuan, ia berharap agar Lurah, NA Simatupang memberi penjelasan secara terbuka pada masyarakat kelurahan Budi Luhur.

(Jjm/Nusantarterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait