Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polda Sumut Berhasil Kembalikan Uang Negara sebesar Rp2,7 Miliar dari Hasil Tindak Pidana Korupsi Tahun 2024

Capaian ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberantas tindak pidana korupsi serta memulihkan kerugian negara

Foto bersama refleksi akhir tahun Polda Sumut, Jumat (27/12/2024). (Foto: dok Humas Polda Sumut)
Foto bersama refleksi akhir tahun Polda Sumut, Jumat (27/12/2024). (Foto: dok Humas Polda Sumut)
A A

, MEDAN - Sepanjang tahun 2024, berhasil mengembalikan hasil senilai total Rp 2.739.167.087. Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sumut , usai kegiatan refleksi akhir tahun Polda Sumut, Jumat (27/12/2024).

"Capaian ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberantas /tag/tindak-pidana-korupsi" class="article-tag-link" rel="tag">tindak pidana korupsi serta memulihkan kerugian negara. Proses penyidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Andry menjelaskan, sejumlah kasus menonjol yang menyumbang angka signifikan dalam pengembalian kerugian negara. Salah satu kasus terbesar adalah pengembalian uang sebesar Rp2,25 miliar yang dilakukan dari saksi Ardanes Tamebaha dalam perkara pemerasan dan penerimaan suap terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batubara.

Selain itu, ada juga penyitaan uang sebesar Rp424 juta dari tersangka Luhut Lauren Panjaitan terkait korupsi pembangunan patung Tuhan Yesus di Kabupaten Tapanuli Utara. Kasus lainnya melibatkan penyitaan Rp60 juta dan Rp5 juta dari saksi dalam perkara serupa di Kabupaten Mandailing Natal. 

Andry menegaskan, penindakan kasus korupsi ini dilakukan secara profesional, dengan memanfaatkan bukti-bukti yang kuat dan proses hukum yang berintegritas.

“Setiap pengembalian dan penyitaan dilakukan melalui proses hukum yang sesuai, sehingga memberikan efek jera dan pemulihan bagi negara,” tambahnya.

, sambungnya, juga memastikan upaya pemberantasan korupsi tidak berhenti di sini. Karena itu Andry mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung pemberantasan korupsi. 

“Kami akan terus meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam tugas ini, dengan harapan masyarakat dapat mendukung dan mengawasi kerja kami demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru