Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Petani Diminta Beradaptasi Hadapi El Nino, Dorong Tanam Padi Gogo hingga Sorgum

Hadapi El Nino, Komisi IV DPR sarankan petani tanam padi gogo, sorgum, dan jagung demi jaga ketahanan pangan RI

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo saat diwawancarai terkait kesiapan petani menghadapi musim el nino, Jumat (17/7/2026). (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo saat diwawancarai terkait kesiapan petani menghadapi musim el nino, Jumat (17/7/2026). (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Firman Soebagyo mengajak para petani seluruh Indonesia beradaptasi menghadapi anomali cuaca yang berpotensi memicu musim kemarau panjang. 

Menurutnya, perubahan pola tanam menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas di tengah ancaman .

Firman mengatakan, petani perlu mulai membudidayakan tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi minim air, seperti , , jagung dan jenis umbi-umbian.

"Kaum petani harus bersahabat dengan anomali cuaca . Pengertian bersahabat adalah bagaimana petani menyiasati dengan menanam tanaman yang tahan kemarau panjang, seperti , , jagung, dan umbi-umbian," ujar Firman, Jumat (17/7/2026).

Ia menilai, selama ini sektor masih terlalu bergantung pada budidaya padi sawah. Padahal, Indonesia memiliki potensi lahan kering yang luas dan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan komoditas yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

"Selama ini kita terlalu terpaku pada padi sawah. Padahal kita punya lahan kering yang luas. Ini saatnya kita optimalkan dengan komoditas yang ramah iklim kering," tegas legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Selain mendorong perubahan pola tanam, Firman juga meminta Kementerian Pertanian, BMKG, serta pemerintah daerah memperkuat sosialisasi mengenai prakiraan cuaca kepada petani. 

Menurutnya, informasi cuaca yang akurat harus diikuti dengan penyediaan benih tanaman tahan dan dukungan pemasaran hasil panen.

"Pemerintah harus hadir dari hulu sampai hilir. Mulai dari informasi, benih, sampai jaminan pasar. Jangan sampai petani gagal panen karena tidak siap," pungkasnya.

Firman berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat memperkuat nasional di tengah meningkatnya risiko perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru