Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Penertiban Lalulintas di Jamin Ginting, Kadishub Sumut Dorong Operator Angkutan Patuhi Aturan Pool

aktivitas naik-turun penumpang di badan jalan menjadi salah satu penyebab kemacetan di ruas Jalan Jamin Ginting.

Kadishub Sumut Agustinus Panjaitan (dua dari kiri) turun langsung saat penertiban lalulintas di Jalan Jamin Ginting. (Foto: istimewa)
Kadishub Sumut Agustinus Panjaitan (dua dari kiri) turun langsung saat penertiban lalulintas di Jalan Jamin Ginting. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumatera Utara (Sumut) Agustinus Panjaitan bersama Tim Terpadu, meninjau langsung pelaksanaan penertiban lalulintas dan angkutan jalan di ruas - Simpang pos, Medan, Sabtu (27/6/2024).

Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan kelancaran lalulintas dan memastikan jalan Jamin Ginting bebas dari pool maupun loket Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang sering menjadi sumber .

Agustinus menjelaskan, aktivitas naik-turun penumpang di badan jalan menjadi salah satu penyebab di ruas .

"Pool bus di sepanjang Jalan Jamin Ginting menjadi salah satu sumber kemacetan karena aktivitas naik-turun penumpang dan parkir kendaraan sering dilakukan di badan jalan, otomatis mengurangi kapasitas jalan," jelasnya.

Dia melanjutkan, Sumut menegaskan dukungan penuh terhadap penertiban ini demi menciptakan keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalulintas di , yang merupakan perwajahan Sumatera Utara.

"Sejak awal Pemprov Sumut mendukung kegiatan ini dan mendorong operator angkutan khususnya AKDP untuk taat aturan. Di sepanjang Jalan Jamin Ginting, ada sekitar 20 operator angkutan yang izinnya diterbitkan Pemerintah Provinsi. Kami telah berkomunikasi dengan mereka agar mendukung upaya ini," jelasnya didampingi Kadishub Medan, Iswar, dan Kasatlantas Polrestabes Medan, Kompol Andika Temanta Putra.

Agustinus mendorong para operator angkutan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, terutama terkait aktivitas naik-turun penumpang.

"Operator angkutan yang menuju Berastagi harus menggunakan terminal yang telah disediakan dan tidak boleh menaikkan atau menurunkan penumpang di badan jalan atau di Pool. Kami mendorong aktivitas ini dilakukan di Laucih," tegasnya.

Terkait pool bus yang masih membandel, Agustinus menyatakan bahwa Satpol PP bertindak dengan menyegel, selanjutnya

"Kami telah mengeluarkan Surat Peringatan Satu (SP1) kepada 57 operator angkutan yang beroperasi di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Jamin Ginting," ujarnya.

Agustinus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan operasional untuk menjamin keamanan dan kenyamanan publik.

Tim Terpadu yang terdiri dari Sumut, Ditlantas Polda Sumut, Satlantas Polres, Satpol PP, BPTD Sumut, dan Dishub Kota Medan akan melanjutkan penertiban dan penataan lalulintas di Jalan Jamin Ginting setelah penertiban di Jalan Sisingamangaraja.

"Kami berharap para operator menyesuaikan ketentuan yang telah ditetapkan," pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan operator bus di Jalan Jamin Ginting, Petrus Ginting, meminta agar penertiban ini ditunda hingga Terminal Laucih selesai dibangun.

"Kami memohon agar penertiban ini bisa diundur. Kami berharap agar loket kami bisa diberi izin beroperasi, tetapi akan kamu masukkan di dalam, sehingga tidak akan memicu kemacetan, saya jamin itu. Tolonglah Pak Bobby dan Pak Pj Gubernur, kami hanya ingin mencari nafkah, bukan mau kaya," harapnya.

Pemerintah telah menyediakan terminal untuk naik-turun penumpang dengan ruang loket bagi para operator. Ruas Jalan Jamin Ginting, sesuai Perwal, adalah daerah terlarang untuk pool maupun loket angkutan.

(Akb/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru