Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pakar: Calon Kepala Daerah Pencatut NIK Harus Didiskualifikasi

Ketika dia mencatut (NIK), kan sudah ada kejahatan di situ. (Kejahatan itu) tidak gugur hanya karena sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU

Titi Anggraini. (Foto: istimewa)
Titi Anggraini. (Foto: istimewa)
A A

, JAKARTA - Pakar hukum Universitas Indonesia, Titi Anggraini menegaskan, yang terbukti mencatut (NIK) harus didiskualifikasi. Menurutnya, pencatutan NIK merupakan tindakan kriminal yang tidak bisa diabaikan.

“Ketika dia mencatut (NIK), kan sudah ada kejahatan di situ. (Kejahatan itu) tidak gugur hanya karena sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh ,” katanya, Rabu (16/10/2024).

Dia mengatakan, dalam proses validasi data NIK, menerapkan pendekatan sensus.

“Jika satu saja NIK terbukti diperoleh dengan cara yang tidak resmi, maka calon tersebut seharusnya diberi sanksi berupa diskualifikasi," ungkap dia.

Lebih lanjut, Titi menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berwenang untuk memberikan rekomendasi diskualifikasi sebelum dieksekusi oleh KPU.

“Ketika mereka mencatut, artinya mereka sudah melakukan kejahatan karena memanipulasi dan menyalahgunakan data pribadi warga," tutur Titi.

Titi juga menyerukan agar partai politik (parpol) yang mencatut NIK warga saat mendaftar sebagai peserta pemilu dikenakan sanksi.

“Salah satu sanksi yang dapat diberikan adalah melarang partai tersebut untuk menjadi peserta pemilu di daerah pemilihan tempat pencatutan NIK,” kata dia.

Dia pun mengungkapkan keprihatinannya atas toleransi yang sering diberikan kepada pelaku pencatutan NIK dalam kontestasi Pemilu maupun Pilkada.

“Saya gelisah soal pencatutan itu, karena terlalu banyak alasan pemaaf untuk kejahatan yang sangat kasat mata,” ujarnya.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru