Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pabrik Tikar Busa di Binjai Ludes Terbakar: Asap Tebal Membumbung Tinggi

Sebuah pabrik yang disebut-sebut memproduksi tikar busa di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota

Bagikan:
Sebuah pabrik yang disebut-sebut memproduksi tikar busa di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai dilalap si jago merah, Selasa (12/8/2025) siang. (Foto: istimewa).
Sebuah pabrik yang disebut-sebut memproduksi tikar busa di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai dilalap si jago merah, Selasa (12/8/2025) siang. (Foto: istimewa).
A A

nusantaraterkini.co,  - Sebuah yang disebut-sebut memproduksi busa di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai , Selasa (12/8/2025) siang.

Asap hitam tampak membumbung tinggi akibat kebakaran di saat cuaca panas terik ini. Bahkan, kepulan asap hitam tersebut terlihat hingga dari pusat Kota

Belum diketahui pasti akibat kebakaran tersebut. Sebab, petugas BPBD masih berada di lokasi kebakaran guna menjinakkan api. 

Menurut informasi, api pertama kali muncul dari ruang mesin . "Sepertinya api berasal dari ruang mesin," ungkap salah seorang warga.

Pantauan awak media, setidaknya ada 4 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang sudah tiba di lokasi. Namun api belum juga dipadamkan. 

"Mungkin karena bahan baku di pabrik itu mudah , makanya api terus berkobar," ungkap warga lainnya yang mengaku bernama Rizal. 

Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait. Sebab hingga kini petugas Damkar dari BPBD Kota Binjai terus berjuang untuk menjinakkan api.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru