Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nyaris Tertimpa Tiang Listrik, Rosidah Berlindung di Bawah Kursi Saat Puting Beliung Terjang Medan

Rosidah nyaris tertimpa tiang listrik saat puting beliung menerjang Medan. Warung nasi gorengnya rusak, sementara 125 rumah warga ikut terdampak.

Bagikan:
Rosidah (49) menceritakan detik-detik saat angin puting beliung menerjang warung nasi goreng miliknya di Jalan Suka Cerdas IV, STM Ujung Kanal, Medan, Rabu (19/8/2026). (Ton/Nusantaraterkini.co)
Rosidah (49) menceritakan detik-detik saat angin puting beliung menerjang warung nasi goreng miliknya di Jalan Suka Cerdas IV, STM Ujung Kanal, Medan, Rabu (19/8/2026). (Ton/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, (49) masih mengingat jelas detik-detik menegangkan saat menerjang warung nasi goreng miliknya di Jalan Suka Cerdas IV, , Kelurahan , Lingkungan XIII, Medan, Selasa (18/8/2026) malam.

Saat kejadian, sedang melayani pembeli. Hujan deras yang mengguyur Kota sejak Magrib tiba-tiba disertai hembusan angin sangat kencang.

Rosidah tengah memasak pesanan nasi goreng untuk seorang anak tetangganya. Ia baru saja menyiapkan telur sebagai campuran nasi goreng ketika angin datang dari arah Lapangan Priok.

"Warung kami ngangkat. Baru terdengar suara gemuruh," ujar Rosidah saat ditemui, Rabu (19/8/2026).

Situasi semakin mencekam setelah terdengar suara ledakan dari arah Jembatan Kanal. Suara tersebut kemudian diketahui berasal dari sebuah trafo listrik yang berada tidak jauh dari lokasi.

Angin yang semakin kencang membuat sebuah booth kontainer yang diperkirakan memiliki berat sekitar 100 kilogram terangkat. Benda itu kemudian menghantam rumah warga di sekitar lokasi.

Melihat kondisi semakin berbahaya, seorang anak yang sedang membeli makanan langsung berlari menyelamatkan diri. Sementara Rosidah memilih berlindung di bawah kursi.

"Saya enggak sadar lagi. Pokoknya waktu kejadian berondok (sembunyi) di bawah. Bangun-bangun sudah rata semua," kata Rosidah.

Saat berlindung, Rosidah tidak mengetahui bahwa tiang listrik beton yang berdiri di samping warungnya telah roboh. Tiang dengan panjang sekitar sembilan meter itu jatuh tepat ke arah warung.

Jarak tiang dengan posisi Rosidah saat berlindung diperkirakan kurang dari dua meter. Beruntung, ia berhasil selamat tanpa tertimpa material bangunan maupun tiang listrik tersebut.

Setelah angin mulai reda, Rosidah keluar dari tempat perlindungannya. Ia mendapati warung yang menjadi sumber penghasilannya telah porak-poranda.

Steling kaca tempat menyimpan makanan pecah. Panci, wajan, serta berbagai peralatan memasak berserakan. Sisa dagangan Rosidah juga masih terlihat di antara puing dan barang-barang yang berantakan.

Kerusakan akibat juga terjadi di sejumlah titik di Kelurahan .

Sekitar 125 rumah warga dilaporkan terdampak. Sejumlah atap seng terlepas dan beterbangan hingga berserakan di sekitar permukiman.

Warga pun bergotong royong membersihkan material yang berserakan dan memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang.

Bagi Rosidah, peristiwa tersebut bukan hanya merusak tempatnya mencari nafkah, tetapi juga menjadi pengalaman yang nyaris merenggut keselamatannya.

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait