Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Niat Mandi di Pantai NG Bahorok Berujung Maut, Warga Medan Ditemukan Tewas

Warga Sei Sikambing Medan, BS (51), ditemukan meninggal setelah diduga hanyut saat mandi di aliran Sungai Titi Payung, Pantai NG Bahorok.

Seorang warga Jalan Prona Gang Jayak, Link XIV, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, berinisial BS (51), ditemukan meninggal dunia setelah diduga hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Titi Payung atau Pantai NG, Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. (Foto: istimewa)
Seorang warga Jalan Prona Gang Jayak, Link XIV, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, berinisial BS (51), ditemukan meninggal dunia setelah diduga hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Titi Payung atau Pantai NG, Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, – Seorang warga Jalan Prona Gang Jayak, Link XIV, Kelurahan , Kecamatan Helvetia, Kota Medan, berinisial BS (51), ditemukan meninggal dunia setelah diduga hanyut dan di aliran atau , Kelurahan Pekan , Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya baru pulang dari kawasan .

Karena cuaca cukup panas, korban bersama rekan-rekannya sepakat singgah untuk mandi di aliran sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke .

Setibanya di lokasi, rombongan tersebut meminta izin kepada warga untuk memarkirkan sepeda motor di halaman rumah. Mereka kemudian turun menuju aliran sungai.

Beberapa saksi memilih berenang menyeberangi sungai, sementara korban bersama dua rekannya berada di bagian pinggir yang kondisi airnya relatif dangkal.

Sekitar 10 menit kemudian, salah seorang saksi bernama Sahdan Nasution kembali menyeberangi sungai untuk membuat kopi. Namun, saat itu korban sudah tidak terlihat berada di pinggir sungai.

Rekan-rekan korban sempat menduga BS pergi ke atas untuk membeli rokok. Tak lama berselang, suasana berubah ketika salah seorang saksi mendengar teriakan anak-anak dari sekitar sungai.

“Pak... pak, ini kawan bapak,” teriak anak-anak tersebut.

Mendengar teriakan itu, salah seorang rekan korban mendatangi lokasi dan melihat BS telah ditarik ke tepian sungai. Setelah diperiksa, korban diketahui dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Warga bersama rekan-rekan korban kemudian berupaya memberikan pertolongan. Ambulans juga dipanggil untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun, setelah tiba di Klinik Melati , dokter menyatakan BS telah meninggal dunia.

Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, SH membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban diduga terseret arus ketika sedang mandi bersama rekan-rekannya di aliran Sungai Titi Payung.

“Pada saat korban mandi-mandi bersama dengan rekannya di aliran Sungai Titi Payung () diduga korban terbawa arus dan kemudian karena tidak pandai berenang dan kehabisan oksigen,” ujar AKP Tunggul dalam keterangan tertulis yang diterima nusantaraterkini.co, Minggu (9/8/2026).

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah BS kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Saat itu juga Jenzah korban kita serahkan ke pihak keluarga," tutup Kapolsek.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru