Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Lansia 74 Tahun Dianiaya Saat Mengaji di Masjid Depok, Gigi Palsu Permanen Patah Ditanduk Pelaku

Lansia 74 tahun diduga dianiaya saat mengaji di Masjid Nurul Amal, Depok. Korban mengalami gigi patah usai ditanduk pelaku, polisi menyelidiki kasus.

Lansia 74 tahun dianiaya saat mengaji di Masjid Depok, gigi palsu permanen patah ditanduk pelaku. (Foto: ilustrasi AI)
Lansia 74 tahun dianiaya saat mengaji di Masjid Depok, gigi palsu permanen patah ditanduk pelaku. (Foto: ilustrasi AI)
A A

Nusantaraterkini.co, – Suasana tenang di Nurul Amal, Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan , Kota Depok, mendadak berubah ricuh setelah seorang berusia 74 tahun menjadi korban dugaan saat sedang mengaji, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban berinisial MS diduga menjadi sasaran amukan seorang pria berinisial IM (40). Saat kejadian, korban tengah memegang dan membaca Al-Qur'an di dalam ketika pelaku tiba-tiba menghampirinya.

Sebelum aksi kekerasan terjadi, pelaku sempat meluapkan emosinya di dalam masjid. Korban kemudian mencoba menenangkan situasi.

"Ini masjid, Mas. Sabar, tahu kan?" ucap korban kepada pelaku.

Pelaku sempat menjawab dengan nada tenang, "Iya sudah, biasa aja." Namun, kondisi tidak kunjung kondusif meski sejumlah jemaah ikut berusaha meredam ketegangan.

Tak lama kemudian, IM diduga menyeruduk atau menanduk wajah korban. Akibatnya, gigi tanam permanen di bagian atas milik korban terlepas dan bibirnya mengalami memar.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek untuk diproses lebih lanjut.

Kasi Humas , AKP Hendra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Menurut Hendra, berdasarkan keterangan awal, pelaku mendatangi korban yang sedang mengaji. Keduanya diketahui pernah memiliki persoalan sebelumnya.

"Terlapor mengatakan tidak terima dikatakan beraninya dengan kakek-kakek. Kemudian terlapor meminta korban memanggil anaknya untuk berkelahi," ujar Hendra, Jumat (10/7/2026).

Dalam situasi tersebut, pelaku diduga langsung menyeruduk wajah korban hingga menyebabkan korban mengalami luka.

Saat ini penyidik Polsek Sukmajaya masih memeriksa korban beserta sejumlah saksi guna mengungkap kronologi secara utuh.

"Korban dan saksi-saksi sekarang sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Sukmajaya," kata Hendra.

Polisi masih mendalami motif tersebut serta mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan untuk proses penyelidikan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru