Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kunjungan Wisman ke Sumut Turun 17,76 Persen, Turis Malaysia Tetap Dominan ​

Kunjungan wisman ke Sumut pada Juni 2026 turun 17,76 persen. Turis Malaysia tetap mendominasi, sementara okupansi hotel justru meningkat.

Perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara.(foto: bps sumut)
Perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara.(foto: bps sumut)
A A

Nusantaraterkini.coMEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat jumlah kunjungan yang masuk melalui tiga pintu utama di Sumatera Utara pada mencapai 23.129 kunjungan. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 17,76 persen secara bulanan dibandingkan kondisi Mei 2026 yang sempat menembus 28.124 kunjungan. 

"Penurunan ini juga sejalan secara tahunan, di mana kunjungan wisman pada Juni 2026 terkoreksi 9,46 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Kepala , Senin (3/8/2026). 

​Kendati mengalami penurunan pada skala bulanan dan tahunan, indikator secara kumulatif sepanjang semester pertama tahun ini masih berada di jalur positif. Sejak Januari hingga Juni 2026, total kedatangan turis asing mencapai 148.102 kunjungan, atau tumbuh 9,57 persen dibandingkan periode Januari hingga Juni 2025 yang tercatat sebanyak 135.170 kunjungan. 

​Pintu masuk udara melalui Bandara Internasional Kualanamu masih memegang peranan sangat vital sebagai pintu gerbang utama kedatangan. Bandara ini menyumbang kontribusi dominan sebesar 98,93 persen atau setara dengan 22.882 kunjungan. Sementara itu, sisanya masuk melalui jalur laut melalui Pelabuhan Tanjung Balai sebanyak 246 kunjungan dan Pelabuhan Laut Belawan yang mencatatkan satu kunjungan. 

​"Dari sepuluh negara pasar utama, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kedatangan ke Provinsi Sumatera Utara pada Juni 2026 dengan porsi mencapai 49,57 persen atau sebanyak 11.464 kunjungan. Posisi berikutnya ditempati oleh dengan 1.687 kunjungan, sebanyak 845 kunjungan, Australia dengan 569 kunjungan, serta Perancis yang menyumbang 462 kunjungan," papar Asim. 

​Di tengah penurunan arus kunjungan wisman, industri perhotelan di Sumatera Utara justru menunjukkan tren keterisian yang cukup menggembirakan. hotel klasifikasi bintang pada Juni 2026 rata-rata mencapai 46,90 persen, naik 2,83 persen poin dibandingkan bulan Mei 2026. Kenaikan ini didorong oleh hotel bintang lima yang mencatatkan tingkat keterisian tertinggi sebesar 59,73 persen, sedangkan hotel bintang satu mencatatkan angka terendah yakni 28,13 persen. Di kelompok hotel non-bintang, rata-rata keterisian kamar juga mengalami kenaikan menjadi 26,35 persen. 

​Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing maupun domestik di hotel bintang berada di angka 1,36 malam selama . Tamu asing cenderung menetap lebih lama dengan rata-rata durasi menginap 1,54 malam, sementara wisatawan domestik mencatatkan durasi menginap 1,35 malam. 

"Adapun lama menginap paling panjang tercatat pada hotel bintang lima yang rata-rata tamunya bertahan selama 1,62 malam," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru