Kualitas Air Jaringan Pipa Masih Berisiko, Perumda Tirta Musi Sebut Air Keran Rumah Belum Layak Minum
Perumda Tirta Musi mengimbau warga Palembang merebus air keran sebelum diminum karena kualitas air di jaringan pipa masih berisiko terkontaminasi.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Perumda Tirta Musi Palembang mengimbau masyarakat untuk tetap mengolah atau merebus air keran sebelum dikonsumsi. Meski pasokan air yang keluar dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Tirta Musi sudah memenuhi kualifikasi air siap minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2023, kondisi kualitas air yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan hingga saat ini masih belum layak untuk langsung diminum.
โDirektur Teknik Perumda Tirta Musi, M Azharuddin, menjelaskan, garansi standar higienis dari instalasi pengolahan gugur begitu air memasuki jaringan perpipaan menuju pemukiman warga akibat risiko kontaminasi di sepanjang saluran distribusi.
"Di instalasi pengolahan kami, air itu memang sudah siap diminum langsung dari keran karena sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Namun begitu didistribusikan ke lapangan, kami tidak bisa lagi menjamin air tersebut langsung layak diminum," ujar Azharuddin, Jumat (7/8/2026).
"Di instalasi pengolahan kami, air itu memang sudah siap diminum langsung dari keran karena sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Namun begitu didistribusikan ke lapangan, kami tidak bisa lagi menjamin air tersebut langsung layak diminum," ujar Direktur Teknik Perumda Tirta Musi, M Azharuddin, Jumat (7/8/2026).
Azharuddin membeberkan sejumlah penyebab teknis yang membuat kualitas air berisiko menurun selama perjalanan menuju rumah warga. Di antaranya keberadaan jaringan pipa yang rentan bocor, serta fluktuasi tekanan air saat terjadi penghentian aliran akibat perbaikan pipa atau pemadaman listrik.
Saat tekanan air dalam pipa drop, celah-celah sambungan yang kurang rapat berpotensi menyedot kotoran maupun kontaminan dari luar masuk ke dalam aliran air bersih.
"Bisa saja ada pipa yang bocor, sehingga terkontaminasi di perjalanan. Selain itu, ada juga jaringan pipa yang sudah tua dan kondisinya tidak seluruhnya dapat dipantau. Saat terjadi penghentian aliran sementara, ada kemungkinan air dari luar masuk melalui titik sambungan," bebernya.
Selain faktor eksternal di sepanjang saluran distribusi, Perumda Tirta Musi juga menyoroti higienitas wadah penampungan milik warga. Kebiasaan menampung air di bak terbuka atau penampung toren yang berlumut dan jarang dibersihkan, kerap menjadi sumber utama berkembang biaknya bakteri pemicu gangguan pencernaan.
"Kalau ditanya apakah air PDAM bisa langsung diminum di rumah pelanggan, jawabannya belum layak. Masih banyak faktor yang memengaruhi kualitas air, baik dari kondisi pipa maupun tempat penyimpanan air di rumah. Karena itu, masyarakat imbau untuk tetap memasaknya terlebih dahulu," katanya.
Guna menyediakan fasilitas air minum langsung di area publik, Perumda Tirta Musi telah memasang anjungan Keran Air Siap Minum (KASM) di titik strategis seperti kawasan Kambang Iwak, yang dilengkapi dengan sistem purifikasi khusus.
“Kami memiliki beberapa titik Keran Air Siap Minum, contohnya ada di kawasan Kambang Iwak. Air berasal dari jaringan pipa PDAM, kemudian dipurifikasi kembali menggunakan alat khusus sehingga bisa langsung diminum. Konsepnya berupa anjungan-anjungan di tempat umum,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIReshuffle Kabinet Jadi Bayang-Bayang IHSG, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·6 menit yang lalu -
INTERNASIONALPutra Mahkota Arab Saudi: Dunia Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·29 menit yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALSarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa: Program Strategis Harus Dikebut, Jangan Terputus
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANKomda Sumut-NAD PMKRI : Informasi Tuan Rumah Rakernas PMKRI di Cabang Medan Pembohongan Publik
Fadli Tara·8 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTNonton Perdana 'Jamin Setia Selamanya', Rico Waas Apresiasi Djamin Ginting
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Naik, Dinkes Medan Siagakan Faskes
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Narkoba
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan