Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Cak Imin Gandeng Kawasan Industri Bantu Korban Karhutla

Cak Imin menggandeng 23 kawasan industri untuk membantu korban karhutla melalui penggalangan masker, air bersih, dan bantuan kebutuhan dasar.

Cak Imin menggandeng 23 kawasan industri untuk membantu korban karhutla melalui penggalangan masker, air bersih, dan bantuan kebutuhan dasar, Jumat (16/10/2026).(foto: rmol)
Cak Imin menggandeng 23 kawasan industri untuk membantu korban karhutla melalui penggalangan masker, air bersih, dan bantuan kebutuhan dasar, Jumat (16/10/2026).(foto: rmol)
A A

Nusantaraterkini.co, ​JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengajak para pengelola di Indonesia untuk terlibat aktif dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

​Langkah ini diambil sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan pelaku dunia usaha dalam merespons krisis lingkungan serta dampaknya bagi masyarakat.

​Inisiatif tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar bersama Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan perwakilan dari 23 di Kantor Kemenko PM, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2026).

​Usai memimpin pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa itu menegaskan komitmen bersama antara pihak pemerintah dan kawasan industri untuk menanggulangi dampak bencana karhutla secara bergotong royong.

​"Kita juga tadi menyampaikan dan bersama-sama akan bahu membahu berpartisipasi di dalam mengatasi kebakaran hutan," kata Muhaimin Iskandar, seperti dilansir RMOL.

Sebagai bentuk penanganan cepat di lapangan, pihak Kemenko PM dan pengelola kawasan industri tengah menyiapkan skema penggalangan bantuan logistik kesehatan dan kebutuhan dasar bagi warga yang bermukim di titik-titik rawan karhutla.

​"Salah satunya adalah kita akan menggalang pengiriman masker dan untuk masyarakat yang selama ini juga kita lakukan," ujar Cak Imin.

Pelibatan entitas bisnis dan kawasan industri ini dipandang sangat strategis. menilai, kawasan industri sejauh ini telah memiliki pengalaman panjang serta infrastruktur yang matang dalam menjalankan berbagai program bina lingkungan maupun kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).

​Pengalaman dan kapasitas sosial yang dimiliki dunia industri tersebut diharapkan dapat menjadi modal kuat untuk mempercepat penyaluran bantuan darurat, khususnya ketika warga membutuhkan pasokan serta alat pelindung pernapasan akibat paparan asap karhutla.

​"Melalui sinergi ini, pemerintah berharap penanganan dampak karhutla tidak hanya bergantung pada anggaran negara, tetapi juga mengoptimalkan kepedulian serta potensi sumber daya yang dimiliki oleh sektor industri nasional," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru