Kementerian UMKM Dampingi 270 Pelaku Usaha di Sumut Pulihkan Bisnis Pascabencana
Kementerian UMKM mendampingi 270 pelaku usaha di Padangsidimpuan, Madina, dan Tapsel untuk memulihkan bisnis pascabencana melalui pelatihan.
Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Sumatera Utara. Sebanyak 270 pelaku UMKM dari Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, dan Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti program penguatan usaha pada Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang digelar melalui Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM tersebut dipusatkan di Hotel Pia dan Hotel Natama Syariah, Kota Padangsidimpuan. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memulihkan aktivitas bisnis sekaligus memperkuat daya saing agar mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Padangsidimpuan, Gustommy Hamonangan, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan kembali usaha masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut Gustommy, pendampingan difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi, perluasan pemasaran, serta pemahaman mengenai akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Ia menjelaskan, peserta kegiatan berasal dari tiga daerah, yakni 86 pelaku UMKM dari Kota Padangsidimpuan, 84 orang dari Kabupaten Mandailing Natal, dan 100 orang dari Kabupaten Tapanuli Selatan.
Partisipasi ratusan pelaku usaha tersebut menunjukkan adanya semangat untuk kembali mengembangkan bisnis setelah menghadapi dampak bencana.
“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi kendala usaha, menentukan prioritas pemulihan, serta menyusun langkah perbaikan sesuai kebutuhan masing-masing,” ujarnya.
Tiga Fokus Pemulihan UMKM
Untuk memastikan pendampingan lebih terarah, program dibagi menjadi tiga kelompok pembelajaran, yaitu penguatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, serta pendampingan pembiayaan.
Pada kelas penguatan kapasitas produksi, tercatat 92 peserta yang terdiri atas 29 pelaku UMKM dari Padangsidimpuan, 28 dari Mandailing Natal, dan 35 dari Tapanuli Selatan.
Materi yang diberikan meliputi efisiensi proses produksi, peningkatan nilai tambah produk, pemanfaatan sumber daya lokal, perencanaan pemulihan kapasitas produksi, serta pemenuhan standar mutu dan sertifikasi.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menghasilkan produk berkualitas dengan proses kerja yang lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, kelas perluasan akses pasar diikuti 76 peserta. Rinciannya, 25 orang berasal dari Padangsidimpuan, 24 orang dari Mandailing Natal, dan 27 orang dari Tapanuli Selatan.
Melalui materi pemasaran, peserta didorong untuk memperluas jangkauan penjualan, menemukan peluang pasar baru, dan meningkatkan kemampuan memasarkan produk. Dengan demikian, pemulihan kegiatan produksi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan.
Adapun kelas pendampingan dan perluasan akses pembiayaan diikuti 102 pelaku UMKM, terdiri atas 32 peserta dari Padangsidimpuan, 32 dari Mandailing Natal, dan 38 dari Tapanuli Selatan.
Sesi ini membahas pilihan pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan masing-masing usaha.
Narasumber dari Deputi Bidang Kewirausahaan, Muhammad Fatihi, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap skema pembiayaan menjadi hal penting agar pelaku usaha dapat menentukan sumber modal secara tepat dan mendukung proses pemulihan bisnis.
Kelas produksi dan pemasaran diselenggarakan di Hotel Pia, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Sementara itu, kelas pembiayaan berlangsung di Hotel Natama Syariah, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Seluruh peserta juga telah terdaftar dalam sistem SAPA UMKM untuk mendukung pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan usaha mereka.
Pemda Dorong UMKM Manfaatkan Pendampingan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Padangsidimpuan, Fahrizal Islami Ritonga, mengapresiasi semangat para pelaku UMKM yang terus berupaya mempertahankan dan mengembangkan bisnis di tengah berbagai kesulitan.
Ia menilai pemulihan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan produksi, peningkatan kualitas produk, pengembangan pemasaran, hingga kemudahan memperoleh pembiayaan.
Fahrizal juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai persoalan yang dihadapi. Sampaikan dukungan apa yang dibutuhkan agar dapat kami tindak lanjuti,” katanya.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM diperlukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Dengan pendampingan yang tepat, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, menjaga keberlangsungan sumber penghasilan, serta membangun usaha yang lebih tangguh setelah bencana.
Program ini sekaligus menjadi dorongan bagi UMKM di Padangsidimpuan, Mandailing Natal, dan Tapanuli Selatan untuk kembali berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLABadai Cedera Mereda, Sejumlah Pilar Persib Siap Comeback Lawan Persik
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLADrama Kartu Merah Ganda di Gtech Community, Liverpool Bekuk Brentford 2-1
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
EKONOMITiongkok Desak Produsen Mobil, Hentikan Perang Harga dan Perketat Keamanan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KRIMINALNekat Selundupkan Sabu dan Ekstasi untuk Suami, Ibu Muda Diciduk di Rutan Kelas 1 Medan
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
POLITIKElektabilitas Prabowo Turun Signifikan, Dedi Mulyadi Melesat ke Posisi Puncak Versi SMRC
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
-
NASIONALKapolri Ziarah ke Makam Marsinah di Nganjuk, Wujud Penghormatan untuk Pahlawan Buruh
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Ini Sosok Dua Pelaku Pemukulan Korban Kericuhan Demo di Mapolda Sumsel
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANGegara Anak Terlibat Judi Online, Bantuan Sosial PKH Keluarga di Medan Terhenti
Rozie Winata·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLAEden Hazard Jagokan Chelsea Masuk Bursa Juara Liga Inggris Musim Ini
Rozie Winata·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan