Kematian Dianggap Ada Kejanggalan, Makam Warga Sampang di Ekshumasi
Makam Siti Nur Aisyah (50) warga Desa Mambulu Barat, Tambelangan, Sampang di ekshumasi oleh pihak kepolisian.
nusantaraterkini.co, SAMPANG - Makam Siti Nur Aisyah (50) warga Desa Mambulu Barat, Tambelangan, Sampang di ekshumasi oleh pihak kepolisian.
Langkah ini dilakukan sesuai permohonan keluarga yang meminta pengusutan kematian korban, sebab dinilai ada kejanggalan.
Proses ekshumasi dilakukan di tempat pemakaman di desa setempat. Ekshumasi ini melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dan tim Satreskrim Polres Sampang.
Nurul Fariati, penasihat hukum keluarga korban mengatakan pembongkaran makam ini untuk mengetahui bukti-bukti terkait penyebab kematian korban.
Pihak keluarga menduga kematian korban ada kejanggalan, sehingga perlu dilakukan penyelidikan lebih dalam dengan melakukan ekshumasi.
"Adanya kejanggalan itu yang membuat Keluarga korban untuk ekshumasi untuk mencari bukti terkait penyebab kematian almarhumah Siti Nur Aisyah karena sebelumnya almarhumah sehat." Kata Nurul dikutip dari detik, Kamis (25/7/2024).
Nurul menceritakan, almarhumah meninggal pada 3 Desember 2023. Kemudian almarhumah juga sempat hilang di malam hari, namun paginya sudah ditemukan meninggal dengan tanda-tanda yang tidak wajar.
"Waktu saat meninggal keluarganya panik sehingga tidak melakukan pelaporan polisi. Baru beberapa hari kemudian sempat masuk ke pengaduan masyarakat dan kemarin dinaikkan lagi ke Laporan Polisi," terang Nurul.
Menurut Nurul, ketidakpahaman hukum juga membuat keluarga saat itu tak sempat melaporan polisi. Karena hal ini, pihaknya lalu berinisiatif untuk melakukan pendampingan.
"Setelah saya dampingi dan diberikan penjelasan bahwa proses penyelidikan baru bisa dilakukan setelah pihak keluarga bersedia melakukan autopsi dan ekshumasi terhadap jenazah," jelas Nurul
Nurul menegaskan dengan proses ekshumasi dan autopsi ini, maka kematian almarhumah nantinya bisa dijelaskan dan dipastikan secara medis.
"Kami berharap dengan adanya autopsi dan ekshumasi ini menambah bukti-bukti agar kasus kematian almarhumah Siti Nur Aisyah ini menjadi terang benderang," tandas Nurul.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolres Muba Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga Lumpatan II Sekayu
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
POLITIKDisharmoni Perda dengan Kewenangan Pusat, BULD DPD Soroti Keterbatasan Kajian dan Partisipasi Publik
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKUU P2SK Belum Genap 3 Tahun, Said Abdullah Tolak Wacana Omnibus Law Keuangan Baru
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALPolres Asahan Tangkap Kurir Narkoba Asal Jatim di Silau Laut, 1,5 Kilo Sabu Gagal Dikirim ke Surabaya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Waterfront City Samosir, Hakim Gali Detail Pemancangan dan Volume Pekerjaan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPolemik Pemilihan Rektor UINSA, Kemenag Didesak Turun Tangan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALTiga Terduga Pengedar Narkoba Diciduk Polres Binjai, Sabu, Ekstasi dan Ganja Disita
hendra·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKevin Diks Emban Ban Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Matangkan Kesiapan Operasi Sikat I Musi 2026, Sasar Curat, Curas, Curanmor hingga Premanisme
hendra·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan