Kasus Viral Pramugari Dicekik Anggota DPRD Sumut Masuki Babak Baru, Polres Nias Terima Laporan
Revi pun berjanji, kepolisian akan menindaklanjuti laporan ini dengan baik.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kasus viral yang terjadi antara pramugari Wings Air berinisial LC dan Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua memasuki babak baru.
Saat ini, kasus pencekikan itu sudah dilaporkan dan diterima oleh Polres Nias, Kamis (17/4/2025).
Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani yang dikonfirmasi mengakui jika pihaknya sudah menerima laporan yang dilayangkan oleh pihak LC.
"Iya, sudah buat laporan tadi siang," katanya saat dihubungi Nusantaraterkini.co.
Revi pun berjanji, kepolisian akan menindaklanjuti laporan ini dengan baik.
Untuk itu, dia meminta agar masyarakat mempercayakan segala penanganan proses hukum terkait kejadian ini kepada kepolisian.
"Intinya setiap laporan pasti kita tindak lanjuti dengan baik. Dan percayakan kepada kami penanganannya," sebutnya.
Baca Juga: Bantah Cekik Pramugari Wings Air, Ini Penjelasan Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua
Revi juga menyatakan akan menangani kasus ini seperti arahan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yakni secara transparan, akuntabel dan juga profesionalisme.
Sebelumnya, sebuah video bernarasikan Anggota DPRD Sumut terlibat cekcok hingga mencekik seorang pramugari di dalam pesawat viral di media sosial. Dugaan sementara, cekcok tersebut diduga karena masalah koper.
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Megawati Zebua telah membantah tuduhan bahwa dirinya telah mencekik pramugari Wings Air dalam sebuah insiden yang telah viral di media sosial.
Megawati menyatakan bahwa dirinya hanya meminta pramugari bergeser untuk membantu seorang penumpang lansia.
"Mungkin video viral itu salah persepsi. Tidak ada niatan saya untuk mencekik. Saya hanya meminta pramugari geser agar penumpang lain bisa masuk," ungkap Megawati kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna HUT ke-77 Pemprov Sumut di Gedung DPRD Sumut, Selasa (15/4/2025).
Ia juga membantah tuduhan bahwa kejadian itu terkait dirinya menolak meletakkan tas di bagasi. Menurutnya, masalah sebenarnya adalah penumpang lansia yang ia coba bantu tidak ingin tasnya di bagasi karena takut terlambat transit.
"Saya hanya membantu bapak tua itu. Tas saya sendiri sudah saya bagasikan," jelasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·4 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·4 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·5 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·6 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·7 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan