Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kasus Hasto, KPK Buka Peluang Panggil Megawati Soekarnoputri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang akan memanggil Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam kasus dugaan suap

Bagikan:
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf).
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf).
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - () akan , dalam dugaan suap yang menjerat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Kristiyanto (HK).

Hal itu disampaikan Jurubicara , Tessa Mahardhika Sugiarto saat ditanya kemungkinan KPK memanggil Megawati lantaran adanya keterangan mantan Ketua KPU Arief Budiman pada 2020 yang menyebut ada tandatangan dan Megawati dalam surat permohonan pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku.

"Bila penyidik merasa hal tersebut dibutuhkan dalam rangka pemenuhan unsur perkara yang ditangani, maka akan dilakukan pemanggilan," kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2024).

Tessa memastikan, pemanggilan terhadap saksi-saksi dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan, bukan atas dasar kepentingan lainnya.

"Semua dikembalikan kepada penyidik sesuai kebutuhan penyidik. Jadi tidak ke luar dari situ, jika penyidik membutuhkan, maka akan dilakukan," pungkas Tessa.

Pada Selasa (24/12/2024) KPK secara resmi mengumumkan dua orang tersangka baru dalam yang menjerat buronan Harun Masiku.

Keduanya adalah Hasto Kristiyanto dan Donny Tri Istiqomah (DTI) selaku orang kepercayaan Hasto. Keduanya disebut sebagai pihak pemberi suap kepada Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio F.

KPK menyebut bahwa uang suap yang diberikan kepada Wahyu Setiawan sebagiannya juga berasal dari Hasto. Namun KPK belum merinci nominalnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait