KAI Sumut Distribusikan 65 Ribu Ton Logistik, Angkutan BBM Melonjak 15 Persen
KAI Divre I Sumut catat pertumbuhan angkutan BBM 15% pada Maret 2026 guna perkuat ketahanan energi di Sumut
Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan kinerja positif dengan mendistribusikan total 65.491 ton barang sepanjang Maret 2026. Angka tersebut tumbuh enam persen dibandingkan capaian Maret 2025 yang tercatat sebesar 61.867 ton.
Capaian ini mempertegas peran kereta api sebagai tulang punggung distribusi logistik dan ketahanan energi di wilayah Sumut, terutama dalam mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, operasional angkutan barang tetap berjalan penuh guna mendukung kelancaran distribusi selama momentum Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 H, serta periode cuti bersama Lebaran 2026.
“Sebanyak 65.491 ton barang yang diangkut menggunakan kereta api mencakup kebutuhan vital seperti BBM dan petikemas, hingga hasil bumi berupa CPO dan lateks serta kiriman paket masyarakat. Seluruh komoditas ini didistribusikan secara aman dan tepat waktu untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok serta mendukung ekonomi daerah,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (9/4/2026).
Sektor energi memberikan kontribusi signifikan terhadap total volume angkutan. Pada Maret 2026, KAI Divre I Sumut mengangkut 31.823 ton BBM guna menjamin pasokan energi tetap stabil di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Angka ini tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 27.700 ton.
Anwar menilai pendistribusian BBM menggunakan moda kereta api sangat vital karena berperan penting dalam menyokong rantai pasok logistik darat lainnya.
“Hal ini bertujuan menjamin pemenuhan kebutuhan energi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” imbuhnya.
Adapun sepanjang triwulan I Januari–Maret 2026, KAI Divre I Sumut telah mendistribusikan total 90.375 ton BBM. Jumlah tersebut meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar 77.509 ton.
Pada sektor logistik, KAI mencatatkan angkutan petikemas sebesar 25.831 ton selama Maret 2026. Layanan ini menghubungkan titik-titik strategis mulai dari Stasiun Belawan, Stasiun Kuala Tanjung, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Menurut Anwar, angkutan petikemas melalui kereta api sangat membantu pergerakan komoditas dari kawasan industri menuju pelabuhan, baik untuk pemenuhan kebutuhan pasar domestik maupun pasar global melalui ekspor.
Penggunaan moda kereta api diharapkan mampu mengurangi beban jalan raya serta memberikan kepastian distribusi logistik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSWarga Kampung Nelayan Seberang Belawan Minta Kejelasan Status Wilayah dan Kependudukan
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
PENDIDIKANPenambahan Anggaran Kemendiktisaintek Harus Berdampak Nyata Bagi Pendidikan
Rozie Winata·40 menit yang lalu -
-
NEWS VIDEOPemko Medan Tegaskan Penyesuaian Pajak dan Retribusi Berorientasi Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penggelapan Kapal Tongkang OCEANIC 238
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANSambut Baik Instruksi Pendidikan Gratis Prabowo, Habib Syarief Ingatkan Kesiapan Fiskal Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKDPR Pastikan Pembahasan UU Ketenagakerjaan Digarap Masa Sidang Ini Sesuai Putusan MK
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMUTAngkutan Peti Kemas KAI Sumut Tumbuh 25 Persen Hingga Agustus 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSDPR Siapkan Pembahasan UU Ketenagakerjaan, Cucun: Ada Batas Waktu dari MK
hendra·3 jam yang lalu -
POLITIKPuan Tegaskan Aturan Baru Pemilu Termasuk PT 5 Persen Belum Diputuskan
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan