JPU Tuntut Dua Terdakwa Pembuat SIM Palsu di Medan 3,5 Tahun Penjara
Hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa telah merugikan institusi kepolisian dalam membuat SIM palsu. Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan di pe
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Indra Muhammad (43) dan Ozland Iskak Manurung (49) dengan tuntutan masing-masing 3,5 tahun penjara usai dinilai bersalah dalam kasus pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu, Selasa (9/9/2025).
"Menuntut, menjatuhkan terdakwa Indra Muhammad dan Ozland Iskak dengan pidana penjara masing-masing 3 tahun 6 bulan (3,5 tahun)," ujar JPU Reza Surya Mardhika Nasution, di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Baca Juga : Polrestabes Medan Ungkap Pembuatan Sim Palsu, Modus Gunakan Blangko Kadaluarsa
Kedua terdakwa warga Medan Perjuangan itu, kata JPU, diyakini terbukti melanggar Pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana.
"Hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa telah merugikan institusi kepolisian dalam membuat SIM palsu. Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan," sebut JPU.
Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Zufida Hanum langsung memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk menyampaikan pembelaan (pledoi).
"Minta hukuman seringan-ringannya bu hakim," ucap kedua terdakwa.
Menanggapi pledoi kedua terdakwa, JPU tetap pada tuntutannya. Kedua terdakwa ini ditangkap petugas Polrestabes Medan, pada 23 Mei 2025.
Mulanya, tiga petugas Polrestabes Medan mendapatkan informasi di Jalan Mahoni Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur, sering dijadikan tempat untuk transaksi jual beli SIM palsu.
Kemudian, petugas menangkap terdakwa Ozland, yang mengaku bisa membuat SIM tanpa prosedur pelayanan pembuatan SIM di Satlantas Polrestabes Medan.
Baca Juga : Polisi Bongkar Sindikat Pembuatan SIM Palsu usai Korban Curiga dan Lapor ke Petugas
Dari hasil interogasi, bahwa terdakwa Ozland menawarkan SIM palsu yang dicetak oleh terdakwa Indra, di Jalan IAIN, Gaharu, Medan Timur. Kemudian, petugas melakukan pengembangan dari informasi terdakwa Ozland tersebut.
Kemudian terdakwa mengamankan terdakwa Indra Muhammad dan mengakui perbuatannya. Petugas lalu membawa para terdakwa bersama barang bukti SIM palsu ke Polrestabes.
(cw4/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·6 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·6 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·8 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·9 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan