Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula, Tom Lembong Miliki Harga Seratusan Miliar
Mantan Menteri Perdagangan RI Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Dia jadi tersangka atas kasus dugaan korupsi importasi
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan RI Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Dia jadi tersangka atas kasus dugaan korupsi importasi gula.
Tom dijerat sebagai tersangka bersama dengan Direktur Pengembangan Bisnis PT PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) Charles Sitorus.
Diduga, perbuatan keduanya merugikan negara hingga mencapai Rp 400 miliar.
Dia memiliki nama panjang Thomas Trikasih Lembong. Tom lahir di Jakarta pada 4 Maret 1971.
Thomas menerima gelar Bachelor of Arts di bidang arsitektur dan desain perkotaan dari Universitas Harvard pada tahun 1994. Ia memulai karirnya di Divisi Ekuitas Morgan Stanley (Singapore) Pte. Ltd pada tahun 1995. Dia bekerja sebagai bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia dari tahun 1999 hingga 2000.
Dia juga pernah menjabat sebagai kepala divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dari tahun 2000 hingga 2002 dan bekerja di Farindo Investments dari 2002 hingga 2005.
Thomas adalah salah satu pendiri, Chief Executive Officer, dan Managing Partner di Quvat Management Pte. Ltd, sebuah dana ekuitas swasta yang didirikan pada tahun 2006. Dia menjabat sebagai presiden komisaris PT Graha Layar Prima Tbk (BlitzMegaplex) dari tahun 2012 hingga 2014.
Dia terpilih sebagai Pemimpin Muda Global oleh Forum Ekonomi Dunia pada tahun 2008. Dia dianugerahi Asia Society Australia-Victoria Distinguished Fellowship pada 2017.
Ia ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perdagangan RI pada Agustus 2015 hingga Juli 2016. Saat itu, Tom Lembong bergabung ke Kabinet Kerja menggantikan Rachmat Gobel.
Tom Lembong kemudian dipercaya menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sejak Juli 2016 hingga Oktober 2019.
Beberapa kali diketahui Tom juga menulis pidato untuk Presiden Jokowi yang dibacakan di forum ekonomi internasional. Di antaranya berjudul "Game of Thrones" dan "Thanos".
Pidato berjudul "Game of Thrones" dibacakan Jokowi dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, 12 Oktober 2018. Sedangkan pidato berjudul "Thanos" dibacakan Jokowi di World Economic Forum on ASEAN yang digelar di Hanoi, Vietnam, 12 September 2018.
Merujuk situs LHKPN KPK, Tom Lembong terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 30 April 2020. Laporan itu merupakan laporan khusus dalam periode akhirnya menjabat sebagai Kepala BKPM pada 2019 lalu. Dalam laporan itu, Tom Lembong memiliki harta kekayaan sebesar Rp 101.486.990.994.
• Harta bergerak lainnya yang dimiliki sebesar Rp180.990.000.
• Surat berharga senilai Rp94.527.382.000.
• Kas dan setara kas sebesar Rp2.099.016.322.
• Harta lainnya sebesar Rp4.766.498.000.
• Utang sebesar Rp86.895.328.
Total harta kekayaan: Rp101.486.990.994.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOSidang Kasus Korupsi PNBP Belawan, Hakim Cecar Ahli Navigasi soal Prosedur Pengawasan Kapal
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
NEWSDugaan Pelecehan Seksual di UGM Mencuat, Habib Syarief Minta Tindakan Tegas Jika Terbukti
hendra·43 menit yang lalu -
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·3 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·4 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan