Ini Kata Akademisi Hukum Sumut Soal Hasil Tes Urine Pengemudi Brio di Binjai, Sempat Positif Lalu Dinyatakan Negatif
Hasil tes urine pengemudi Brio di Binjai berubah dari positif ke negatif. Publik mempertanyakan transparansi dan profesionalitas polisi.
Nusantaraterkini.co, BINJAI – Penanganan kasus kecelakaan yang melibatkan pengemudi mobil Honda Brio BK 1796 RAA, Mike Rahayu (25), di Pasar Kaget Binjai menuai sorotan publik. Selain hasil tes urine yang berubah dalam waktu singkat, kondisi sampel urine yang tidak biasa turut memicu tanda tanya.
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Usai kejadian, pihak Polres Binjai melakukan tes urine terhadap pengemudi untuk memastikan ada tidaknya pengaruh zat terlarang.
Namun, hasil pemeriksaan tersebut menjadi perbincangan. Sampel urine yang diberikan disebut memiliki warna putih bening menyerupai air mineral, kondisi yang dinilai tidak lazim.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi, menyampaikan bahwa hasil awal pemeriksaan menunjukkan indikasi penggunaan narkotika jenis amfetamin.
“Hasil sementara mengarah pada indikasi zat terlarang, yakni amfetamin. Selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Satres Narkoba,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Namun, dalam waktu yang tidak lama, keterangan resmi yang dirilis kepolisian justru menyebutkan hasil berbeda. Berdasarkan pemeriksaan lanjutan oleh Sidokkes binjai" class="article-tag-link" rel="tag">Polres Binjai, pengemudi dinyatakan negatif narkoba.
“Untuk memastikan kondisi pengemudi, Kapolres memerintahkan pemeriksaan ulang dan hasilnya negatif,” demikian pernyataan tertulis yang diterima redaksi.
Dengan hasil tersebut, penanganan kasus kecelakaan kini sepenuhnya berada di bawah Unit Gakkum Satlantas binjai" class="article-tag-link" rel="tag">Polres Binjai.
Perbedaan informasi yang muncul dalam waktu singkat ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Publik menilai perlu adanya penjelasan transparan agar tidak memunculkan spekulasi.
Akademisi hukum pidana sekaligus praktisi rehabilitasi narkoba Sumatera Utara, Nasrullah atau yang akrab disapa Bung Inas, menilai penyampaian informasi terkait narkoba harus dilakukan secara hati-hati.
“Kasus narkoba sangat sensitif karena menyangkut masa depan seseorang. Tidak boleh sembarangan menyatakan positif atau negatif tanpa proses yang jelas,” ujar Bung Inas yang kerab menjadi narasumber di sejumlah Polda-Polri terkait sosialisasi KUHP pada penyidik Polri.
Ia menambahkan, penetapan status penggunaan narkoba harus melalui prosedur resmi, lengkap dengan dokumen pendukung sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, perubahan hasil dari positif ke negatif dalam waktu singkat juga patut dipertanyakan.
“Biasanya butuh waktu, bisa satu sampai tujuh hari. Kalau berubah cepat, tentu perlu penjelasan ilmiah dan prosedural,” katanya.
Bung Inas pun mengingatkan agar aparat penegak hukum kususnya Polres Binjai tetap mengedepankan profesionalitas dan kehati-hatian dalam memberikan keterangan kepada publik.
“Jangan sampai pernyataan berubah-ubah dalam waktu singkat. Ini bisa membingungkan masyarakat. Lakukan penyelidikan secara mendalam, baru disampaikan,” tegasnya.
Dia juga berharap Sat Lantas Polres Binjai benar-benar menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. "Jangan karena pelaku ada yang bekingi, terus di bela, dipermudah segala urusannya dan ditutupi kesalahannya. Intinya sampaikan yang benar dan sesuai fakta kepada publik," tutupnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan