Indonesia Dikelilingi Gunung Api, Edukasi Kebencanaan Kepada Masyarakat Harus Konsisten
Kepedulian terhadap potensi bencana di lingkungan kita masing-masing harus konsisten dibangun melalui edukasi sejak dini terhadap kebencanaan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Edukasi kebencanaan sejak dini kepada masyarakat harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan mengingat Indonesia merupakan wilayah yang dikelilingi rangkaian gunung berapi yang berpotensi memicu bencana alam.
"Kepedulian terhadap potensi bencana di lingkungan kita masing-masing harus konsisten dibangun melalui edukasi sejak dini terhadap kebencanaan kepada masyarakat," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Sabtu (28/12/2024).
Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan pada 2021 terjadi sebanyak 4.042 kali bencana, pada 2022 tercatat 3.544 kali. Lalu, pada 2023 mencapai 5.400 kali bencana dan sampai dengan September 2024 tercatat 1.300 bencana. Berdasarkan catatan tersebut rata-rata terjadi 10 kali bencana per harinya di Indonesia.
Dengan kondisi tersebut, menurut Lestari, terkait kebencanaan dan cara menyikapinya harus menjadi pengetahuan setiap masyarakat Indonesia. Dia berpendapat, langkah mitigasi bencana harus menjadi kepedulian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
Wanita yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mengatakan, sejumlah penanganan yang dilakukan terhadap bencana alam yang pernah terjadi seperti bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh pada 2024 dan gempa bumi dan likuifaksi di Palu, Sulawesi Tengah pada 2018, harus menjadi pelajaran dalam memitigasi sejumlah potensi bencana alam di lingkungan kita.
Menurutnya, upaya menyosialisasikan sejumlah informasi terkait upaya mengantisipasi berbagai potensi bencana alam di tanah air, harus menjadi bagian dari nusantaraterkini.co/tag/edukasi-kebencanaan" class="article-tag-link" rel="tag">edukasi kebencanaan yang lebih luas kepada masyarakat.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar kepedulian semua pihak terhadap berbagai upaya antisipasi dan pencegahan terhadap dampak bencana, harus konsisten ditingkatkan. Sehingga masyarakat dapat menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik untuk mewujudkan cita-cita bersama, meski di tengah kondisi lingkungan yang rawan bencana.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·28 menit yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·7 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·8 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·9 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan