IHSG Melemah Usai BI Tahan Suku Bunga, Simak Rekomendasi Saham dan Proyeksi Jumat 20 Februari 2026
IHSG melemah usai BI tahan suku bunga 4,75%. Simak rekomendasi saham dan proyeksi pergerakan pasar hari ini, Jumat 20 Februari 2026.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (19/2/2026) di zona merah setelah pasar merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan BI Rate di level 4,75%.
Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 0,44% atau 36,15 poin ke posisi 8.274. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 8.251 hingga 8.376.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 384 saham terkoreksi, 341 saham menguat, dan 233 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp25,99 triliun dengan volume 49,25 miliar saham. Sementara kapitalisasi pasar berada di level Rp14.969 triliun.
Saham Big Caps Jadi Penekan Indeks
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama IHSG. Saham perbankan dan konglomerasi tercatat mengalami tekanan, di antaranya:
PT Astra International Tbk (ASII) turun 1,49% ke Rp6.600
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 1,37% ke Rp7.175
PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) turun 0,89% ke Rp4.450
PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) terkoreksi 1,57% ke Rp3.770
PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) merosot 3,79% ke Rp5.075
Selain itu, saham sektor infrastruktur dan teknologi seperti PT DCI Indonesia Tbk (DCII) anjlok 5,68%, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 2,95%.
Di sektor energi dan properti, tekanan juga terjadi pada PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), serta PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).
Sementara itu, PT Telkom Indonesia Persero Tbk (TLKM) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga ditutup di zona negatif.
Sentimen Pasar: BI Rate dan Data Kredit
Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai pelaku pasar tengah mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur BI yang mempertahankan suku bunga acuan di 4,75%, dengan Deposit Facility 3,75% dan Lending Facility 5,5%.
Selain itu, rilis data pertumbuhan kredit Januari 2026 yang diproyeksikan stabil di kisaran 9,6% secara tahunan (YoY) turut menjadi perhatian investor.
Analisis Teknikal IHSG
Pada sesi pertama perdagangan Jumat (20/2/2026), IHSG sempat dibuka menguat di level 8.300. Namun tekanan jual kembali muncul hingga indeks bergerak fluktuatif.
Secara teknikal:
Histogram MACD cenderung mendatar, menandakan momentum penguatan mulai melemah.
Stochastic RSI berada di area overbought, memberi sinyal ruang kenaikan terbatas.
IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 8.275–8.325 pada perdagangan hari ini dengan kecenderungan konsolidasi.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Untuk perdagangan Jumat (20/2/2026), pelaku pasar dapat mencermati saham-saham berikut:
Trading/Speculative Buy:
BBRI (support kuat di area Rp3.700)
TLKM (potensi rebound teknikal)
ASII (uji support jangka pendek)
Wait and See:
BMRI (tekanan jual masih dominan)
DCII (volatilitas tinggi)
Investor disarankan tetap memperhatikan sentimen global dan arus dana asing yang masih menjadi faktor penentu arah pergerakan indeks.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKemnaker Minta Perusahaan Terapkan Higiene Industri
Herman Saleh Harahap·13 menit yang lalu -
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan