Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Saham WIFI, ARCI, dan BRMS Jadi Pendorong Awal

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025), dengan sentimen positif. IHSG dibuka menguat di tengah beragam

Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025), dengan sentimen positif. IHSG dibuka menguat di tengah beragam dinamika pasar global dan regional, ditopang oleh pergerakan seperti WIFI, ARCI, dan BRMS.

Berdasarkan data , IHSG dibuka di level 8.107,29 dan sempat bergerak pada kisaran 8.107,29–8.122 sesaat setelah pembukaan. Total volume transaksi tercatat sebanyak 534,3 juta saham, dengan nilai perdagangan Rp446,16 miliar. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di angka Rp15.289 triliun.

Dari total saham yang diperdagangkan, 254 saham menguat, 92 saham melemah, dan 235 saham stagnan.

Beberapa saham yang mencatat kenaikan tajam pagi ini di antaranya:

PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) naik 6,12% ke Rp3.990 per saham.

PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) menguat 7,61% ke Rp1.485 per saham.

PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melonjak 5,05% ke Rp1.145 per saham.

Saham berkapitalisasi besar turut menopang laju indeks, seperti BBCA yang naik 0,34% ke Rp7.275, BMRI naik 0,73% ke Rp4.120, serta GZCO yang melesat 8,33% ke Rp364 per saham.

Meski demikian, Tim Retail Research mengingatkan bahwa tekanan eksternal masih membayangi pasar saham domestik. Melemahnya indeks di Wall Street, koreksi harga komoditas, dan aksi jual investor asing diperkirakan menjadi penahan laju penguatan IHSG.

“IHSG berpotensi melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.960–7.855 dan resistance 8.175–8.280,” tulis tim riset dalam laporan hariannya.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, IHSG masih bergerak di atas rata-rata pergerakan 5 dan 20 harian, menandakan tren jangka pendek masih positif, meski mulai muncul sinyal overbought pada indikator RSI (Relative Strength Index) di kisaran 68–70.

Pada sesi siang hingga sore, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways cenderung menguat terbatas di rentang 8.080–8.180, dengan peluang rebound lanjutan jika tekanan jual asing berkurang.

Sektor yang berpotensi memimpin penguatan antara lain:

Teknologi dan infrastruktur digital — didorong minat investor pada saham-saham seperti WIFI dan MTEL.

Pertambangan dan energi — seiring tren kenaikan harga logam dasar dan potensi rebound harga batu bara.

Perbankan dan keuangan — ditopang ekspektasi penurunan suku bunga global yang memberi ruang ekspansi kredit.

Sementara sektor yang diperkirakan bergerak terbatas adalah konsumsi dan industri dasar, seiring tekanan biaya produksi dan pelemahan permintaan global.

Jika IHSG mampu menembus level resistance 8.180, maka potensi penguatan berikutnya terbuka menuju 8.250. Namun jika gagal bertahan di atas 8.080, indeks berpeluang kembali terkoreksi menuju 7.980.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait