Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hari Ke-16 Operasi Senpi Musi 2026: Polda Sumsel Amankan Ratusan Senjata Api, 5 Polres Capai Target 100%

Polda Sumsel amankan ratusan senpi ilegal di hari ke-16 Operasi Senpi Musi 2026. 5 Polres sukses capai target 100%

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Muโ€™min Wijaya beserta ratusan senjata sitaan. (Foto: ilustrasi AI)
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Muโ€™min Wijaya beserta ratusan senjata sitaan. (Foto: ilustrasi AI)
A A

Nusantaraterkini.co, - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengamankan ratusan pucuk hingga hari ke-16 pelaksanaan di seluruh wilayah hukumnya. 

Capaian signifikan ini, diraih melalui kombinasi tindakan penegakan hukum tegas terhadap puluhan kasus dan penyerahan sukarela oleh warga.

“Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun demikian, kami terus melakukan evaluasi terhadap target-target yang belum terungkap agar seluruh sasaran operasi dapat diselesaikan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kabid Humas , Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Sabtu (27/6/2026).

Berdasarkan data analisa dan evaluasi, aparat kepolisian telah mengungkap 29 kasus yang meliputi 28 Target Operasi (TO) dan 1 kasus Non-TO, atau mencapai 68 persen dari total 41 target yang ditetapkan.

Terdapat lima satuan wilayah yang sukses menyentuh target pengungkapan hingga 100 persen, yakni Polrestabes , Polres Ogan Komering Ilir, Polres Muara Enim, Polres Musi Rawas, dan Polres Lahat.

Dari jalur penegakan hukum murni, petugas mengamankan 9 pucuk senjata api laras panjang, 26 pucuk senjata api laras pendek, 109 butir amunisi laras panjang, serta 70 butir amunisi laras pendek.

Sementara itu, berkat pendekatan persuasif yang gencar dilakukan, warga secara sukarela menyerahkan 234 pucuk , yang terdiri dari 125 pucuk laras panjang dan 109 pucuk laras pendek beserta sejumlah amunisi.

Keberhasilan operasi terpadu yang melibatkan fungsi preemtif, preventif, intelijen, hingga penegakan hukum ini diharapkan memberi dampak strategis.

Berkurangnya peredaran senjata api ilegal di tengah publik dinilai krusial untuk menekan potensi tindak pidana bersenjata, konflik sosial, serta aksi demi menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal kepada kepolisian sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait