Harga Emas Turun Melemah Tipis ke Level US$ 2.623,46 Per Ons Troi di Awal Perdagangan Perdana Tahun 2025
Awal perdagangan perdana tahun 2025. Kamis (2/1) pukul 6.35 WIB harga emas turun melemah tipis ke US$ 2.623,46 per ons troi di pasar spot.
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Awal perdagangan perdana tahun 2025. Kamis (2/1) pukul 6.35 WIB harga emas turun melemah tipis ke US$ 2.623,46 per ons troi di pasar spot.
Sementara, harga emas ini melemah tipis dari penutupan perdagangan Selasa (31/12/2024) di level US$ 2.624,50 per ons troi.
Kemudian, harga emas kontrak Februari 2025 di Commodity Exchange pagi ini melemah ke US$ 2.638,50 per ons troi dari posisi sebelumnya US$ 2.641 per ons troi.
Tahun lalu, harga emas mencatat kenaikan terbesar sejak 2010 atau dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan harga emas tahun lalu mencapai 27% disokong oleh pelonggaran moneter Amerika Serikat (AS), risiko geopolitik berkelanjutan, dan gelombang pembelian oleh bank sentral.
Harga emas juga mencapai rekor tertinggi US$ 2.790,15 per ons troi pada 31 Oktober setelah serangkaian reli yang memecahkan rekor sepanjang tahun.
"Meningkatnya risiko geopolitik, permintaan dari bank sentral, pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral secara global, dan dimulainya kembali arus masuk ke Exchange-Traded Commodities (ETC) yang terkait dengan emas merupakan pendorong utama reli emas pada tahun 2024," kata Aneeka Gupta, direktur penelitian ekonomi makro di WisdomTree seperti dikutip Reuters.
BACA: Daftar Harga Emas Antam, UBS dan GALERI 24 di Pegadaian Hari Ini, Rabu 18 Desember 2024
Meski harga emas terus menurun sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS, kenaikan harga masih melampaui sebagian besar mata uang dan komoditas logam.
Harga emas kemungkinan akan tetap kokoh pada tahun 2025 meskipun ada beberapa hambatan dari dolar AS yang lebih kuat dan laju pelonggaran yang lebih lambat oleh Federal Reserve, menurut Gupta.
The Fed AS memangkas suku bunga sebanyak tiga kali di tahun lalu. Tetapi The Fed mengisyaratkan pemangkasan suku bunga yang lebih sedikit untuk tahun 2025.
BACA: Harga Emas Spot Merosot 0,6% Imbal Hasil Dalam Minggu yang Singkat Karena Liburan Natal
Pemerintahan Donald Trump yang akan datang juga siap untuk berdampak signifikan terhadap kebijakan ekonomi global, yang mencakup tarif, deregulasi, dan amandemen pajak.
"Para investor emas batangan mungkin menikmati tahun yang luar biasa lagi jika ketegangan geopolitik global meningkat di bawah Trump 2.0, yang berpotensi mendorong investor menuju tempat berlindung yang aman dan telah teruji waktu ini," kata Kepala Analis Pasar Exinity Group Han Tan.
BACA: Harga Emas Spot Menguat 0,13% berada di Level US$ 2.620,38 Per Oons Troi Setelah Libur Natal
Emas batangan sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan ekonomi dan cenderung berkinerja baik saat suku bunga rendah.
"Kami memperkirakan emas akan naik ke US$ 3.000 per ons troi karena permintaan bank sentral yang lebih tinggi secara struktural dan peningkatan siklus dan bertahap pada kepemilikan ETF dari pemangkasan suku bunga Fed," kata Daan Struyven, ahli strategi komoditas di Goldman Sachs.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·7 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·7 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·8 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·8 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·9 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·10 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan