Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Harga Bapok di Binjai Masih Stabil Usai Pergantian Tahun, Hanya Cabai Merah dan Rawit yang Turun

Usai pergantian tahun, sejumlah harga bahan pokok (Bapok) di tiga pasar tradisional Kota Binjai, Sumatera Utara, masih stabil.

Pemko Binjai melaksanakan monitoring bahan pangan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu. (Pemko Binjai)
Pemko Binjai melaksanakan monitoring bahan pangan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu. (Pemko Binjai)
A A

Nusantaraterkini.co, BINJAI - Usai pergantian tahun, sejumlah harga () di tiga pasar tradisional , , masih . Artinya harga bahan pokok belum ada yang turun secara signifikan. 

Adapun ketiga pasar yang dimaksud yaitu, Pasar Tavip, Pasar Kebun Lada, dan Pasar Brahrang. 

Sedangkan itu, hanya harga cabai merah keriting dan cabai rawit hijau yang mengalami penurunan. 

Di Pasar Tavip harga cabai merah keriting Rp 40 ribu perkilo, Pasar Kebun Lada Rp 54 ribu perkilo, dan Pasar Brahrang Rp 51 ribu perkilo. 

Baca Juga : MK Hapus Presidential Threshold, MPR: Pemilu dan Demokrasi Lebih Berkualitas

Kemudian harga cabai rawit hijau di Pasar Tavip Rp 50 ribu, di Pasar Kebun Lada Rp 62 ribu dan Pasar Brahrang Rp 55 ribu. 

Sedangkan seperti harga daging ayam di tiga pasar tradisional itu masih , yaitu Rp 38-40 ribu perkilonya. 

Begitu juga harga bawang merah lokal dari mulai Rp 46-50 ribu perkilonya. 

Bawang putih dari mulai harga Rp 40-44 ribu perkilonya. 

Harga-harga ini pun dibenarkan oleh atasnama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Perindustrian dan Perdagangan Analis Perdangan Ahli Muda, Pardamean Simamora. 

"Iya harga bahan pokok masih stabil di tiga pasar tradisional Kota Binjai," ujar Pardamean, Jumat (3/1/2025). 

Meski begitu, stok bahan pokok masih aman hingga saat ini. 

"Stok bahan pokok stabil atau aman," ujar Pardamean. 

Baca Juga : Hasil Autopsi Siswi Calon Pramugari Dibeberkan Polisi, Keluarga Belum Diberitahu

Dikabarkan sebelumnya, jelang dan (), Pemerintah Kota Binjai melaksanakan monitoring bahan pangan pokok. 

Monitoring dilakukan dalam rangka memantau ketersediaan, harga, dan kadaluarsa bahan pokok di wilayah Kota Binjai.

"Adapun sasaran pengawasan di beberapa titik lokasi, yaitu Pasar tradisional dan modern, gudang penyimpanan barang bahan pokok, SPBU, dan pangkalan LPG tabung 3 Kg," ucap Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskitono. 

Joko Waskitono menyebutkan, selain memantau harga dan ketersediaan pangan pokok, hal yang tidak kalah pentingnya dan menjadi perhatian adalah keamanan, baik terkait kandungan zat berbahaya, dan masa kadaluarsa dari pangan itu sendiri.

Menurut salah seorang pedagang, harga bahan pokok khususnya di pasar tradisional cenderung stabil, dan tidak mengalami kenaikan yang melonjak tinggi sejak Hari Raya Idul Fitri 2024 lalu. (rsy/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait