Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gibran Dongkrak Elektabilitas hingga Berpeluang Menang Satu Putaran

Gibran Dongkrak Elektabilitas hingga Berpeluang Menang Satu Putaran.

Deklarasi Prabowo-Gibran. (Sumber foto: instagram @prabowo).
Deklarasi Prabowo-Gibran. (Sumber foto: instagram @prabowo).
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Hasil survei nasional mendapati sosok Gibran Rakabuming Raka mampu mendongkrak elektabilitas Prabowo Subianto hingga berpeluang menang satu putaran di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Survei ini digelar Voxpopuli Research Center dari 9-15 November 2023 dengan melibatkan sebanyak 1.200 responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Sedangkan metodenya menggunakan multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pada simulasi tiga nama pasangan, capres-cawapres nomor urut 2 memperoleh suara sebanyak 51,4 persen. Dengan hasil ini Pilpres akan berlangsung satu putaran.

Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja mengatakan jika dibanding pada survei sebelumnya, elektabilitas Prabowo sebagai capres belum mencapai 40 persen. Dia membeberkan bahwa lonjakan elektabilitas kian meningkat signifikan ketika Prabowo berpasangan dengan Gibran.

"Masuknya nama Gibran sebagai cawapres mendongkrak elektabilitas Prabowo hingga mendapat tambahan hampir 15 persen dalam simulasi pasangan capres-cawapres," kata Achmad seperti dilansir dari Antara.com, Jumat (24/11/2023).

Achmad menuturkan bahwa kehadiran Gibran dalam arena Pilpres 2024 menjadi game changer yang mengubah konstelasi pencapresan. Karena sebelumnya, lanjut dia, Prabowo dan Ganjar bersaing cukup ketat, hingga kemungkinan Pilpres harus berlangsung dalam dua putaran.

Achmad berpendapat dengan torehan itu kian memungkinkan pasangan capres-cawapres nomor urut 2 memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran.

"Prabowo-Gibran berpeluang menang satu putaran pada Pilpres 2024 mendatang," ujarnya.

Sementara, pasangan memperoleh suara 24,3 persen dan 16,6 persen. Achmad mengatakan elektabilitas Ganjar dan Anies menurun signifikan. 

"Ketika dipasangkan dengan cawapres masing-masing, elektabilitas pasangan tersebut justru menyusut dan kembali seperti pada elektabilitas capres pada simulasi banyak nama dalam survei bulan September 2023," pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru