FPMS Minta Aparat Hukum Usut Dugaan Penyerobotan Tanah oleh PTPN 4 Regional I Sei Semayang
Forum Pemuda Madani Sumatera Utara (FPMS) menyampaikan keprihatinan dan desakan tegas terhadap dugaan penyerobotan tanah milik warga oleh PTPN 4 Regio
nusantaraterkini.co, BINJAI - Forum Pemuda Madani Sumatera Utara (FPMS) menyampaikan keprihatinan dan desakan tegas terhadap dugaan penyerobotan tanah milik warga oleh PTPN 4 Regional 1 (dulu PTPN 2) di wilayah Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang.
Dugaan ini mencuat setelah muncul dokumen resmi dari Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang yang menguatkan kepemilikan tanah oleh warga atas nama William Chandra seluas 48 hektare.
Berdasarkan Surat Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang No. 005.996/04/2004 dan Nota Dinas No. 410.997/04/2004 tertanggal 16 April 2004, tanah tersebut secara sah dimiliki oleh William Chandra. Bahkan, lahan tersebut telah dieksekusi secara resmi pada 21 April 2004. Namun, sejak tahun 2013, pihak PTPN 2 (sekarang PTPN 4 Regional 1) diduga menanami lahan tersebut dengan tanaman kelapa sawit tanpa dasar hukum yang jelas.
“Kami menduga kuat bahwa tidak ada landasan hukum yang sah bagi PTPN 4 Regional 1 untuk menguasai dan mengelola lahan seluas 48 hektare tersebut. Ini bentuk penyerobotan tanah rakyat dan tidak boleh dibiarkan,” tegas Randi Permana, ketum FPMS, Rabu (15/10/2025).
FPMS menyoroti adanya indikasi HGU bermasalah yang digunakan di atas tanah milik warga tersebut, serta minimnya transparansi laporan keuangan dari pihak PTPN 4 Regional 1, khususnya terkait pengelolaan lahan di Kebun Sei Semayang.
“Kami meminta Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumut untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap Direksi PTPN 4 Regional 1 (PTPN 2 lama). Aparat penegak hukum harus bertindak cepat agar tidak ada lagi praktik perampasan tanah yang merugikan masyarakat,” lanjut Randi Permana.
Sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab sosial, FPMS berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.
"Penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada rakyat merupakan syarat utama terciptanya keadilan agraria di Sumut," tutup Randi yang juga merupakan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·1 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan